Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto saat melakukan integrasi singkat terhadap oknum jukir (Polsek Klojen)
Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto saat melakukan integrasi singkat terhadap oknum jukir (Polsek Klojen)

MALANGTIMES - Oknum jukir yang menarik tarif parkir di luar kewajaran, yakni sebesar Rp 50 ribu di Alun-Alun Malang, Kecamatan Klojen, Kota Malang kepada salah seorang warga yang parkir saat ini sudah digelandang dan diamankan ke Polsek Klojen.

Informasi sementara, dari kasus yang viral tersebut, pihak Polsek Klojen tengah memeriksa dua oknum berkaitan dengan kasus tersebut. 

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

Kedua orang terperiksa tersebut merupakan Jukir yang terekam dalam video viral dan juga seorang koordinator.

Jukir yang terekam dalam video diketahui bernama Panut (51) warga Jl Ki Ageng Gribig RT 06 RW 07, Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. 

Sedangkan satu lagi yang diperiksa polisi yakni seorang koordinator parkir beralamat di Jl Jodipan wetan Gang.III/ 19 RT 17 RW 06, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK SH MH, melalui Kapolsek Klojen Kompol Budi Harianto membenarkan jika saat ini dua orang sedang diperiksa penyidik di Polsek Klojen.

"Dua orang diperiksa, ada Jukir dalam video dan seorang koordinator, masih terus kami dalami," ungkapnya (17/6/2019).

Lanjutnya, tindakan cepat Polsek Klojen ini atas atensi dari Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK SH MH yang mengetahui kasus tersebut.

"Atas perintah pimpinan, langsung segera kami tangkap. Sampai saat ini masih diperiksa," bebernya.

Baca Juga : Di Jalanan, Senyum-senyum Merekah Menerima Sembako Bantuan UIN Malang

Selain itu, nantinya pihak Polsek Klojen juga akan memanggil sejumlah pihak yang terkait kasus tersebut. 

Polisi juga akan memanggil orang yang memviralkan video tersebut untuk dimintai keterangan.

"Yang memviralkan video juga akan kami panggil, sebagi pihak yang merasa dirugikan," pungkasnya.

Sampai saya ini, pemeriksaan terhadap dua oknum yang berkaitan dengan kasus penarikan tarif parkir selangit tersebut masih terus berjalan.