Pantauan lalu lintas di jalur arteri Lawang-Singosari, Kabupaten Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Pantauan lalu lintas di jalur arteri Lawang-Singosari, Kabupaten Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Keberadaan tol Malang-Pandaan (Mapan)  yang saat ini masih gratis memberi pilihan lain bagi pengendara yang melintasi jalur Surabaya-Malang. Meski masih masa libur Lebaran 1440 H, volume kendaran di jalur arteri sepanjang Lawang hingga Singosari, Kabupaten Malang, relatif kecil. Padahal, dulunya jalur ini merupakan salah satu titik kepadatan kendaraan.

Seperti diketahui, jalan tersebut merupakan jalur arteri pintu masuk wilayah Malang dari arah Surabaya atau sebaliknya. Berdasarkan pengamatan MalangTIMES, arus lalu lintas terpantau ramai lancar cenderung lengang pada H+7 Lebaran, hari ini (13/6/2019). Tidak ada kepadatan kendaraan dari arah selatan atau Malang menuju Surabaya atau sebaliknya.  

Kendaraan yang melintas di jalan tersebut didominasi kendaraan roda dua, bus, dan truk besar. Sementara kendaraan roda empat dari arah Surabaya yang masuk ke Malang lebih banyak yang melewati tol Malang-Pandaan. Operasional tol Malang-Pandaan sejak 13 Mei lalu, memang berpengaruh signifikan terhadap penguraian kemacetan di jalan arteri Lawang-Singosari. 

Menurut pengendara yang melintas, kondisi tersebut berbeda drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Saat ini lewat di jalan sepanjang Singosari dan Lawang, tidak perlu khawatir terjebak kemacetan sejak ada tol Malang-Pandaan," ujar Hariadi, salah seorang pengguna roda dua.

"Biasanya kalau dari Kota Malang menuju Lawang, bisa membutuhkan waktu satu jam lebih. Saat ini bisa lebih cepat," lanjut pria yang akan menuju Pasuruan itu. Hariadi mengaku senang karena tidak lagi terjebak kemacetan di jalur tersebut sehingga bisa lebih cepat sampai ke tujuan.

Meski demikian, kondisi lalu lintas yang lancar membuat kendaraan yang melintas cenderung memacu laju kendaraannya. Dengan kondisi aspal di sepanjang Singosari-Lawang yang tidak rata alias bergelombang, pengemudi harus ekstrahati-hati. Namun, Polres Malang mencatat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2019, tidak ada kecelakaan fatal yang terjadi.

Sebelumnya kepolisian mencantumkan jalur arteri Lawang-Singosari sebagai salah satu black spot atau kawasan  rawan kecelakaan. Kepatuhan masyarakat terhadap aturan kalau lintas serta keberadaan tol Malang-Pandaan menjadi penyebab dapat ditekannya angka kecelakaan di momen mudik Lebaran tahun ini.