Kalah dengan Wilayah "Pinggiran", Wabup Malang Sanusi Minta Kepanjen Genjot Kualitas Pendidikan

MALANGTIMES - Naiknya nilai rata-rata ujian nasional di lembaga pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Malang tahun 2019 cukup menggembirakan. Pasalnya, cukup banyak sekolah di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Malang yang siswanya meraih nilai rata-rata 9 atau 90, bahkan hampir mencapai 10.

Tercatat, terdapat 30 sekolah dasar (SD) yang meraih nilai rata-rata 9. Sedangkan untuk tingkat SMP, terdapat 10 lembaga pendidikan yang meraih nilai rata-rata 9.

Sayangnya, dari puluhan lembaga pendidikan di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, mayoritas diraih oleh sekolah yang berada di "pinggiran". 

Hal ini secara langsung disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi di hadapan ratusan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan PGRI.  Sanusi menyampaikan, sekolah berprestasi tahun 2019 didominasi oleh sekolah "pinggiran".
"Ini sesuatu yang luar biasa. Dimana sekolahan yang ada di pinggiran ternyata terus menunjukkan prestasi. Bahkan, sekolah di ibu kota Kepanjen kalah saat ini," kata Sanusi.

Kondisi tersebut yang membuat plt bupati Malang ini meminta kepada seluruh pemangku kepentingan di Kepanjen untuk semakin mendorong kualitas pendidikan di ibu kota Kabupaten Malang. "Jangan sampai kalah kualitasnya dengan sekolah di wilayah pinggiran terus-menerus. Ini tolong didorong ya. Sehingga kualitas pendidikan kita merata semuanya," ujarnya.

Raihan sekolahan di wilayah pinggiran, seperti di Pagak, Tirtoyudo, dan Tumpang, setiap tahun mengalami peningkatan kualitas. Sehingga tentunya hal ini perlu juga diimbangi dengan kualitas pendidikan sekolahan di wilayah perkotaan Kabupaten Malang.

Sanusi pun meminta krpada seluruh guru untuk terus memacu kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Kepanjen yang kembali kalah dengan wilayah-wilayah pinggiran. "Berat. Karena dunia pendidikan saat ini harus mengikuti perubahan besar-besaran dengan pesatnya teknologi informasi. Serta standar pendidikan yang juga terus meningkat. Ini yang perlu terus ditingkatkan," tegasnya.

Selain memberikan dorongan kepada seluruh pendidik di wilayah Kepanjen, Sanusi pun memberikan apresiasi atas meningkatnya kualitas pendidikan di Kabupaten Malang tahun 2019. Dirinya secara lugas menyatakan pujiannya kepada Kepala Dinas Pendidikan M. Hidayat yang mampu menerapkan teknologi informasi dalam kebutuhan pendidikan di era revolusi industri 4.0.

"Saya sampaikan apresiasi tinggi atas capaiannya itu. Saya harap terus berinovasi dengan semakin tingginya standar pendidikan dewasa ini. Wilayah pinggiran terus berprestasi maka di perkotaan pun harus lebih lagi," pungkas Sanusi.

Top