Situasi Satpas SIM saat banyak pemohon perpanjangan SIM antri pasca libur lebaran ( Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Situasi Satpas SIM saat banyak pemohon perpanjangan SIM antri pasca libur lebaran ( Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Libur Lebaran tahun ini bukan hanya berdampak pada adanya kemacetan saja. 

Melainkan juga pada antrean pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) kendaraan yang mengular panjang. 

Buktinya, sejak pagi (11/6/2019) situasi di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polres Malang Kota dipadati masyarakat yang berbondong-bondong akan mengurus SIM.

Mereka sudah berangkat sejak pagi buta takut jika nantinya kehabisan nomor antrian yang terbatas.

Bahkan masyarakat ada yang berangkat sejak pukul 04.00 WIB dari rumahnya. 

Parkiran motor  jika dihari biasanya tak sampai penuh, kali ini terlihat sampai meluber ke luar area parkir. 

Kondisi serupa juga terlihat di parkiran mobil yang juga membludak, dan tak cukup menampung kendaraan yang dibawa masyarakat.

Bukan hanya sepeda motornya yang berbaris rapi dan ditata sedemikian rupa, namun masyarakat juga berbaris rapi untuk mengambil nomor antrean. 

Namun usut punya usut, kebanyakan dari masyarakat yang mengantre ini bukanlah melakukan kepengurusan SIM baru. 

Mereka rata-rata melakukan kepengurusan perpanjangan SIM yang sudah habis masa berlakunya.

Tapi jangan heran dulu dan berfikir jika aturan SIM yang sudah mati atau sudah habis masa berlakunya bisa diperpanjang dan tak usah membuat baru lagi. 

Aturan tersebut tetap saja berlaku. Hanya saja, saat ini, masyarakat yang masa berlaku SIM nya habis pada masa liburan yang dimulai sekitar tanggal 30 Mei hingga tanggal 9 Juni,  mendapatkan pengecualian khusus.

Pengecualian tersebut berupa toleransi masa perpanjangan yang bisa dilakukan oleh masyarakat meski SIM mereka telah habis pada saat liburan tersebut. 

Dari situ, kesempatan perpanjangan diberikan petugas mulai tanggal 10 sampai dengan tanggal 18 Juni 2019.

Masyarakat yang mengantre pun harus menunggu hingga dibagikannya nomor antrean.

Sambil menunggu antrean, masyarakat sembari menikmati kopi dan juga ada mereka yang mengobrol dengan sesama pencari SIM. 

Selian itu ada pula yang terlihat sibuk memainkan gadgetnya, baik itu melakukan chatting dengan teman atau pun main game mobile legend.  

Ada pula yang hanya duduk terdiam sembari sabar menunggu.

Belum cukup itu, hingga pukul 08.00 WIB masih ada saja masyarakat yang datang dan berharap bisa mendapatkan nomor antrean. 

Namun apa dikata, kuota yang disediakan hanya dibatasi sebanyak 200 pemohon untuk perpanjangan. Sedangkan untuk kepengurusan SIM baru hanya 20 pemohon.

Sehingga untuk mereka yang datang hari ini, harus gigit jari dan terpaksa kembali pulang. 

Mereka baru bisa kembali lagi  mengambil nomor antrean kesesokan harinya. 

Dan hal ini pun akan berlaku selama masa toleransi perpanjangan sampai tanggal 18 Juni 2019.

Setelah melewati itu, maka kuota normal akan kembali lagi.

Dihari biasa pemohon SIM baru disediakan kuota sekitar 60 pemohon. Sementara untuk perpanjangan sekitar 150.

Kasatlantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputro didampingi dengan Kanit Reg Ident Ipda Sunarko Rusbiyanto mengakui  antrean terjadi karena adanya penumpukan masyarakat yang akan memperpanjang SIM mereka pasca libur lebaran.

Maka dari itu, saat ini pihaknya memberikan prioritas kepada masyarakat yang akan memperpanjang SIM nya dengan memberikan kuota 200 pemohon. 

Dan untuk pembuatan SIM baru hanya diberikan kuota 20 pemohon.

"Memang pemohon dibatasi 200 namun untuk jumlah SIMnya kan juga bisa lebih, mungkin bisa saja ada satu pemohon yang mengajukan dua SIM sekaligus," jelasnya.

Sementara itu, mengenai antrean yang terjadi,     ia mengungkapkan, sampai dengan mulainya antrean yang terjadi sejak kemarin (10/6/2019) hingga saat ini (11/6/2019), masih belum ditemukan kendala yang memang menghambat, baik itu dari sistem ataupun hal lainnya.

"Semua masih berjalan dengan normal, belum ada keluhan atau komplain dari masyarakat. Karena sebelumnya memang ada sosialisasi baik melalui banner maupun tulisan jika sebelumnya sudah ada pengumuman untuk toleransi perpanjangan," bebernya.

Lanjutnya, pihaknya juga memberikan toleransi di luar antrean, dimana mereka yang habis masa berlakunya pada hari ini (11/6/2019) akan kelompokkan sendiri dan akan diupayakan untuk bisa terlayani, di luar kuota yang 200.  

"Yang pasti dalam seminggu ini pasti ada antrean, karena memang libur lebaran kemarin," pungkasnya.

Sampai pukul 12.00 WIB, suasana Satpas Polres Malang Kota sendiri, saat ini sudah berangsur sepi. 

Banyak para pemohon SIM yang sudah terlayani dan meninggalkan Satpas. 

Meskipun begitu, masih da beberapa masyarakat yang menunggu untuk mendapatkan layanan nomor antreannya dipanggil. Namun jumlah tersebut tak banyak.