H+4 Lebaran 2019, Jumlah Penumpang Kereta di Malang Naik 10 Persen

MALANGTIMES - Memasuki arus balik mudik Lebaran 1440 H/2019 mulai terjadi kenaikan jumlah pengguna moda transportasi kereta api. Di Stasiun Kotabaru Malang, tercatat adanya penambahan jumlah penumpang sebanyak 10 persen dibanding periode Lebaran 2018 lalu. 

Wakil Kepala Stasiun Kotabaru Malang Fatkhul Burhanudin mengungkapkan bahwa gelombang pemudik tidak mengalami lonjakan signifikan karena ada perbedaan hari aktif antara siswa sekolah dengan pegawai negeri dan kantoran. "Data pada H+4 Lebaran, jumlah penumpang yang berangkat dari Malang ini mencapai 5.670 orang per hari. Dibandingkan tahun lalu memang ada peningkatan sekitar 10 persen," ucapnya. 

Hingga saat ini, akumulasi penumpang di stasiun utama Kota Malang itu mencapai 84.882 penumpang. Artinya ada penambahan sebanyak 12.004 dibandingkan total penumpang angkutan kereta api Lebaran 2018 yang mencapai 72.878 penumpang. "Saat ini kereta api tambahan di Stasiun Kotabaru masih operasional, hingga 18 Juni untuk KA Gajayana Lebaran dan 15 Juni untuk KA Matarmaja Lebaran," tambahnya. 

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 8 Suprapto mengungkapkan bahwa hingga H+4 Lebaran, jumlah penumpang KA jarak menengah/jauh di wilayah tersebut mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Sejak H-10 (26 Mei 2019) hingga H+3 (9 Juni 2019), tercatat jumlah penumpang kumulatif mencapai 575.558 penumpang. "Selama 16 hari terakhir, jumlah penumpang naik 13 persen dibandingkan tahun 2018 dengan jumlah 543.965 penumpang," sebutnya. 

Hari ini (10/6/2019), pihaknya mencatat jumlah penumpang jarak menengah/jauh sudah mencapai 24.567 penumpang atau 94 persen dari seluruh kapasitas tempat duduk ke berbagai arah. "Yang tersisa 6 persen, di antaranya untuk relasi Surabaya Gubeng - Malang/ KA Plb 7071,  dan Surabaya - Jember/ Banyuwangi," paparnya. Sementara untuk relasi dari Surabaya / Malang menuju Jakarta dan Bandung, tercatat tiket telah habis terjual khusus untuk hari ini.

Top