Capturan dari CCTV sat pelaku melancarkan aksinya (ist)

Capturan dari CCTV sat pelaku melancarkan aksinya (ist)



MALANGTIMES - Lebaran yang kurang beberapa hari lagi membuat pelaku kejahatan semakin nekat. 

Para pelaku kejahatan kian gencar melakukan aksinya bahkan di tempat-tempat ramai seperti mal tanpa takut aksinya diketahui.

Contohnya kejadian gendam disebuah counter HP di Matos pada (30/5/2019). 

Seorang karyawan salah satu brand HP ternama, saat itu menjadi korban gendam hingga harus kehilangan smartphone Samsung Galaxy S10+ yang berharga kisaran Rp 23 juta.

Seperti dijelaskan Firosa Adzima pada postingan di media sosial Facebook, saat itu pelaku datang ke counter untuk membeli HP. 

Dan saat itu, pelaku dilayani oleh seorang karyawan yang juga merupakan teman Firoza.

Setelah terjadi kesepakatan atau deal untuk membeli HP Samsung Galaxy S10+, kemudian oleh sang teman diambilkan barang tersebut. 

Kemudian pelaku langsung saja mengambil barang tersebut dan kemudian pergi meninggalkan toko HP tersebut.

Disaat itu, teman Firosa itu sempat mengalami linglung beberapa saat. 

Setelah korban pergi, tak lama ia pun sadar dan sempat mengejar pelaku. 

Namun apesnya ternyata pelaku sudah lebih dulu kabur.

Dan saat itu pula dilakukan pengecekan pada CCTV. 

Terlihat pelaku ternyata sudah ditunggu oleh sang teman di parkiran mobil. 

Saat itu pelaku diketahui menaiki mobil berjenis Grand Livina bernopol B 2587 SYM.

Mengenai kasus tersebut, Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni kembali lagi mengimbau,  masyarakat saat ini harus lebih berhati-hati lagi dan selalu waspada dan jangan meremehkan situasi.

"Setiap warga masyarakat harus selalu peka terhadap lingkungan sekitarnya. Apalagi di toko. Penjaga juga harus betul-betul mengawasi gerak gerak pembeli. Apabila terlihat mencurigakan, jangan sungkan untuk mengawasi," bebernya

Selain itu, ia juga menghimbau masyarakat, 
agar bisa menjadi polisi bagi diri sendiri maupun orang lain, baik itu tetangga, teman maupun kerabat dalam menjaga keaman sekitarnya maupun menjaga harta bendanya.

"Jagan segan juga melaporkan, menginformasikan hal-hal yang janggal atau mencurigakan kepada petugas, sekecil apapun. Sehingga dengan begitu, segala tindakan kriminal atau yang merugikan orang lain bisa segera ditindak lanjuti," pungkasnya.

End of content

No more pages to load