Ilustrasi jambret (istimewa)
Ilustrasi jambret (istimewa)

MALANGTIMES - Kejadian jambret, memang sudah banyak menimpa masyarakat, khsusnya kaum perempuan. Sebab mereka dinilai lemah dan mudah menjadi sasaran jambret. Terlebih lagi, saat moment lebaran, terkadang banyak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan beraksi.

Di Kota Malang sendiri, sudah seringkali kejadian jambret menimpa kaum perempuan. Seperti di kawasan Sukun, Kedungkandang, Blimbing, Lowokwaru maupun Klojen.

Menanggapi hal tersebut, Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan, meskipun sudah terdapat aparat penegak hukum, namun kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat dalam setiap waktu, dan dalam segala kondisi apapun, harus tetap dilakukan.

"Sehingga hal tersebut bisa menghindarkan seseorang agar tidak menjadi korban kejahatan. Jika memang menjadi korban, kejahatan, segera melapor ke pihak berwajib, agar bisa segera dilakukan penanganan atau tindakan," jelasnya.

Sementara itu, ia juga memberikan tips agar tidak menjadi korban kejahatan khususnya jambret. Berikut ini tips-tips yang bisa kalian ikuti.

1. Waspada Jika Dipepet Orang

Jika terlihat ada yang memepet kalau saat berkendara di jalan, waspadalah, bisa jadi itu merupakan pelaku jambret. Karenanya, sebisa mungkin cari tempat aman, baik itu berhenti di depan ruang orang atau cari tempat keramaian lain yang bisa membuat pelaku takut.

2. Jangan Pakai Barang Mencolok

Jangan memakai perhiasan yang mencolok, atau pakailah barang yang seperlunya saja agar tidak menjadi korban jambret. Sebab pelaku jambret bisa saja datang sewaktu-waktu ketika menemukan tergetnya mengenakan perhiasan yang mencolok.

3. Jangan Taruh Dompet pada Dashboard

Menaruh dompet ataupun HP pada dasboard, nampaknya merupakan kebiasaan masyarakat yang sulit hilang. Padahal seringkali terjadi jambret karena pelaku melihat korbannya meletakkan barang pada dasboard.

Sehingga manakala memang membawa dompet ataupun HP, jangan letakkan pada dasboard, lebih baik letakkan pada tas ataupun dalam jok.

4. Jangan Lewat Tempat Rawan

Para pelaku kejahatan khususnya jambret biasanya juga melakukan aksinya dengan menyasar korbannya yang melewati tempat sepi. Sebab dengan melakukan aksinya di tempat sepi, dinilai akan lebih mudah dalam menjalankan aksi. Makanya hindari tempat sepi.

5. Tutupi Tas atau Masukkan Tas dalam Jaket

Jika membawa tas kecil atau dompet, lebih baik letakkan dalam jaket. Sebab di situ kalian tidak akan menjadi perhatian dari jambret.

6. Jangan Slempangkan Tas ke Belakang

Dan hal ini juga termasuk hal penting. Jangan slempangkan tas ke belakang, khususnya untuk kaum perempuan yang berkendara sendirian. Sebab para pelaku jambret bisa saja tertarik tas yang terlihat dislempangkan ke belakang.

7. Lebih Baik Masukkan Barang dalam Jok

Kan lebih aman, jika barang-barang yang kalian bawa, diletakkan pada jok. Sebab dengan begitu, pelaku jambret tidak akan menjadikan anda sebagai incaran. Sebab anda tidak terlihat membawa sesuatu benda berharga.

8. Jangan Bermain Ponsel Saat Berada di Pinggiran Jalan

Dan hal yang satu ini, nampaknya juga sering dilakukan oleh masyarakat. Namun sekali lagi pertimbangkan dampaknya nanti. Sebab bisa saja ketika anda asik bermain ponsel di pinggiran jalan, bukan tidak mungkin pelaku jambret akan menghampiri anda dan langsung menyambar HP kemudian kabur tanpa bisa anda kejar. Makanya sebisa mungkin hindari bermain HP di pinggiran jalan.

9. Sebisa Mungkin Jangan Berkendara Seorang Diri (Kaum Perempuan)

Khususnya kaum perempuan, diharapkan memang untuk tidak berkendara sendiri, khususnya saat melewati tempat sepi. Sebab perempuan selama ini kerap kali menjadi sasaran jambret saat di tempat sepi. 
Sehingga selalu ajak teman ataupun kerabat ketika berkendara melewati tempat sepi ataupun berkendara pada malam hari.

10. Selalu Waspada Jangan Mudah Percaya Orang yang Baru Dikenal

Biasanya juga terdapat modus pelaku jambret yang berhenti kemudian berpura-pura menanyakan sebuah alamat. Di situ kalian juga patut waspada, dengan menyimpan barang-barang berharga seperti HP maupun menutupi perhiasan yang dipakai.

Sebab bukan tidak mungkin, orang yang bertanya tersebut justru merupakan pelaku jambret.