Barang bukti kayu hasil curian saat diamankan petugas kepolisian, Kecamatan Poncokusumo (Foto : Polsek Poncokusumo for MalangTIMES)

Barang bukti kayu hasil curian saat diamankan petugas kepolisian, Kecamatan Poncokusumo (Foto : Polsek Poncokusumo for MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Sutik (40) warga Desa Codo, Kecamatan Wajak dan Iskandar (37) warga Dusun Pabrikan, Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, hanya bisa pasrah saat digelandang petugas ke Mapolsek Poncokusumo, Kamis (30/5/2019) tengah malam. “Kedua tersangka ini kami amankan sesaat setelah mencuri kayu, di RPH Poncokusumo yang berlokasi di Dusun Jajang, Desa Sumberejo,” kata Kanit Reskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto, kepada malangtimes.com, Jumat (31/5/2019).

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita beberapa barang bukti hasil curian. Di antaranya, 23 batang kayu jenis sonokeling dan satu truk nopol N-8271-UF yang dijadikan sarana untuk mengangkut kayu hasil curian. “Kasus ini masih dalam proses pengembangan, diduga kuat komplotan pencuri kayu ini melibatkan banyak pelaku,” tutur Andik kepada MalangTIMES.com.

Terungkapnya kasus pencurian kayu ini, bermula dari laporan petugas perhutani dan warga setempat yang mengetahui kegiatan penebangan pohon liar. Merasa ada yang tidak wajar, peristiwa tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, personel Unit Reskrim Polsek Poncokusumo dikerahkan ke lapangan guna melakukan penyelidikan. Hasilnya, saat melakukan pengintaian di petak 60 kawasan RPH Poncokusumo, polisi mendapati sekumpulan orang yang kedapatan mengangkut kayu menggunakan truk.

Setelah sempat dibuntuti dan mengerahkan beberapa personel untuk melakukan penyanggongan, polisi akhirnya berhasil mengamankan komplotan pencurian kayu, saat melintas di kawasan jalan raya yang tidak jauh dari lokasi pencurian.

Meski sempat mengelak, ketiga pelaku akhirnya hanya bisa pasrah saat diamankan polisi lantaran tidak bisa menunjukkan surat kepemilikan kayu yang mereka angkut menggunakan truk. “Berdasarkan hasil penyidikan, para pelaku mengaku jika kayu hasil curian tersebut hendak diangkut menuju wilayah Pasuruan,” ujar Andik.

End of content

No more pages to load