Suasana pintu Tol Malang-Pandaan di Singosari, Kabupaten Malang tampak melandai di siang hari meski sempat ada peningkatan di pagi hari. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Suasana pintu Tol Malang-Pandaan di Singosari, Kabupaten Malang tampak melandai di siang hari meski sempat ada peningkatan di pagi hari. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Arus mudik mulai terasa di ruas Tol Malang-Pandaan (Mapan) pada H-5 Hari Raya Idul Fitri. Hari ini (31/5/2019) tercatat kendaraan yang melalui pintu tol Singosari, Kabupaten Malang mengalami peningkatan sekitar 25 persen dari hari-hari biasa. 

Meski demikian, tidak ada penumpukan kendaraan sehingga arus lalu lintas masih terpantau lancar. 

Kanit Regident Polres Malang Iptu Yudhi Anugerah Putra mengungkapkan bahwa kepadatan arus lalu lintas diprediksi akan terjadi mulai nanti malam hingga esok hari. 

"Berdasarkan pantauan kami, saat ini sudah terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 25 persen baik dari arah tol maupun dari jalan protokol. Sore hari nanti diperkirakan peningkatan kendaraan mencapai 30 hingga 35 persen," tuturnya.

Mengacu pada Lebaran 2018 lalu, peningkatan arus lalu lintas terjadi di pada H-4 hingga H-1 lebaran. Saat terjadi kepadatan arus lalu lintas, Polres Malang siap menurunkan tim pengurai kemacetan. Juga ada lima pos pengamanan (Pospam), satu pos pelayanan di pintu tol Singosari, serta pos terpadu di Karangploso. "Penyebaran anggota di beberapa pos pelayanan dan pos pengamanan juga dilakukan," tuturnya.

Dia menyatakan bahwa pihak kepolisian juga sudah menyiapkan sejumlah alternatif rekayasa lalu lintas. Terutama untuk mengantisipasi jika terjadi peningkatan volume kendaraan antara 50 hingga 70 persen. Rekayasa tersebut akan diberlakukan baik saat arus mudik maupun arus balik mendatang. "Polres Malang sudah menyiapkan alternatif jika kepadatan terjadi," ujarnya.

Rekayasa itu di antaranya, pihak kepolisian mencoba sistem buka-tutup tol yang akan mengarah ke Singosari. Kedua, akan membuat beberapa rekayasa alur lalu lintas. "Jika terjadi kepadatan di jalur protokol misalnya, pengguna jalan akan dilewatkan ke jalan Garuda tembus ke Pakis," ungkapnya. 

Bagi pengguna jalan yang lelah, Yudhi mengimbau agar beristirahat dengan memanfaatkan pos pelayanan di simpang empat Karanglo. Selain tempat istirahat, di pos tersebut juga dilengkapi bengkel dan layanan kesehatan. 

"Kami juga mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tetap berhati-hati dalam berkendara, jangan membawa barang berlebihan. Petugas di lapangan juga siap memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat," pungkasnya.