Hati-Hati! Lebih Mulus, Jalur Tengkorak Ini Justru Lebih Berpotensi Terjadi Kecelakaan

May 31, 2019 15:31
Jalur tengkorak pakisaji-Kepanjen saat diperbaiki, kini jalur itu telah mulus dan kendaraan bisa berpacu tinggi (Nana)
Jalur tengkorak pakisaji-Kepanjen saat diperbaiki, kini jalur itu telah mulus dan kendaraan bisa berpacu tinggi (Nana)

MALANGTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang telah menyampaikan beberapa ruas jalur tengkorak dalam menghadapi arus mudik lebaran. Dimana, terdapat empat jalur rawan macet dan kecelakaan di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Bakal Ditutup Setiap Hari, Ini Jalur Yang Terapkan Physical Distancing di Kabupaten Malang

Yakni, jalur penghubung Pakisaji menuju Kepanjen, jalur Gondanglegi ke Sumberpucung, jalur Lawang-Singosari, dan Jalur Lintas Selatan (JLS).
Empat jalur tengkorak itulah yang kembali diingatkan Dishub Kabupaten Malang kepada para pengendara mudik. Pasalnya, selain sejak lama empat jalur tengkorak tersebut kerap menelan korban kecelakaan lalu lintas, kini ditambah kondisi jalannya terbilang mulus.

Sebut saja di jalur penghubung Pakisaji menuju Kepanjen, yang dulu jalannya berlubang dan bergelombang. Kini telah mulus dan membuat pengendara bisa memacu kecepatannya tanpa takut terjebak lubang dalam. 

"Tapi kehati-hatian harus lebih ditingkatkan di jalur tengkorak yang kini jalannya mulus itu. Biasanya pengendara terlena dengan jalan mulus dan tanpa sadar memacu kecepatan semakin tinggi," kata Hafi Lutfi Kepala Dishub Kabupaten Malang, Jumat (31/05/2019).

Seperti diketahui, beberapa jalur tengkorak Kabupaten Malang merupakan jalan berstatus provinsi. Sehingga dalam proses perbaikannya pun hasilnya terbilang baik dan mulus. Tapi, imbauan Dishub Kabupaten Malang, makin mulus jalan bukan berarti bakal makin menurunnya tingkat kecelakaan. Biasanya, banyak pengendara yang keenakan dengan kontur jalan yang lurus dan mulus, hingga akhirnya malah mempercepat laju kendaraannya.

“Akhirnya  tidak memperhatikan kecepatannya, dan konsentrasi tidak fokus terutama pas jalanan dianggap lengang. Sehingga, pengemudi akan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi yang justru berisiko terjadinya kecelakaan,” ucap Lutfi.

Dishub Kabupaten Malang juga memberikan atensi khusus bagi jalur tengkorak di JLS. Baik via Sumbermanjing Wetan, Donomulyo, maupun Bantur, karena ketiganya sama-sama masuk wilayah rawan kecelakaan.

Empat jalur tengkorak inilah yang akan jadi  fokus Dishub Kabupaten Malang bersama dengan Polri dan TNI untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas dan kecelakaan kendaraan. 

"Kita pesan tetap waspada dan bijak berkendaraan saat mudik. Sehingga tidak ada kejadian yang menimbulkan kerugian materi dan jiwa di jalan," pungkas Lutfi.

Topik
MalangBerita MalangJalur tengkorak pakisaji KepanjenDinas Perhubungan Kabupaten MalangKabupaten MalangJLS. Baik via Sumbermanjing Wetan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru