Unit K9 Polres Malang Kota yang ikut disiagakan dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2019 di Stasiun Kotabaru. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Unit K9 Polres Malang Kota yang ikut disiagakan dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2019 di Stasiun Kotabaru. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menghadapi padatnya jumlah penumpang pada musim mudik dan balik Lebaran 2019 ini, pengamanan di Stasiun Kotabaru Malang terus ditingkatkan. Selain menerjunkan personel gabungan TNI-Polri, unit K9 atau anjing pelacak pun ikut siaga dalam mengantisipasi gangguan keamanan yang mungkin terjadi. 

Kepala Stasiun Kotabaru Malang Radne Anyarso Tulad mengungkapkan, keterlibatan anjing pelacak tersebut sudah mulai dilakukan sejak kemarin (30/5/2019). Namun, durasinya masih belum full sehari. "Keamanan di stasiun dibantu dua personel dari polsek dan satu personel dari koramil. Kami juga dibantu K-9 atau anjing pelacak akhir pekan ini," ungkapnya.

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

Rencananya, anjing pelacak itu akan diturunkan secara penuh pada awal puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada H-4 Lebaran atau 1 Juni 2019  besok. "Memang pengaman di stasiun saat Lebaran diperketat dibandingkan hari biasa. Anjing pelacak itu hanya untuk berjaga-jaga atau mengantisipasi adanya kemungkinan penumpang yang membawa barang berbahaya," ucap Radne. 

Terbatasnya personel keamanan yang berjaga dibandingkan jumlah penumpang, lanjut Radne, membuat keberadaan anjing pelacak akan semakin membantu. Terutama untuk melacak atau mendeteksi adanya barang-barang berbahaya ataupun barang bawaan penumpang yang tidak diperbolehkan.

Selain tenaga pengamanan, bantuan tenaga medis juga disiagakan selama arus mudik-balik. Sejak 26 Mei lalu, di stasiun tersebut sudah ada bantuan tambahan tenaga kesehatan dari luar. "Sedangkan tenaga dokternya hanya ada satu orang, tetapi siap on call selama 24 jam," ujar Radne. 

Pria asal Solo ini menambahkan, pihaknya juga menyiapkan  customer service (CS) mobile sebanyak enam orang. CS mobile tersebut ditugaskan untuk berkeliling di sekitar stasiun memberikan informasi yang dibutuhkan penumpang. "Mereka juga menyisir penumpang, jangan sampai ada yang salah naik kereta, atau penumpang yang tidak tahu mau beli tiket di mana," ungkapnya.

Baca Juga : Trending Twitter! Buku Karya Tere Liye Jadi Barang Bukti Aksi Vandalisme Anarko

"Penumpang Lebaran dengan penumpang hari biasa itu berbeda. Kalau hari biasa mereka yang sudah terbiasa naik kereta. Tetapi Lebaran ini, banyak penumpang yang baru naik kereta. Mungkin agak kurang familiar dengan stasiun. Oleh karena itu, ada penambahan customer service mobile," pungkasnya.