Para kuda betina saat berada di lapangan peternakan kuda Megastar, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Para kuda betina saat berada di lapangan peternakan kuda Megastar, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Peternakan kuda Megastar Indonesia yang hadir sejak 2013 silam, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisawatan. Karena itu tempat wisata ini menjadi tempat favorit bagi wisatawan.

Bagaimana tidak, selain dapat menunggangi kuda untuk beberapa kali putaran, wisatawan juga dapat melihat proses merawat kuda. Mulai dari memberikan makan, memandikan, dan sebagainya.

Untuk bisa merasakan menunggang kuda wisatawan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 50 ribu untuk empat kali putaran. Sedangkan untuk berkeliling selama 30 menit, dikenai biaya tambahan Rp 150 ribu.

“Kuda yang digunakan untuk ditunggangi oleh pengunjung itu ada sekitar 15 ekor kuda. Jadi bagi wisatawan yang ingin menjajal tidak perlu antre,” kata owner Megastar Indonesia Budianto.

Peternakan ini letaknya sangat strategis, berada di area Jalur Lintas Barat (Jalibar) di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Yang memiliki lahan seluas 5,5 hektar.

Tidak hanya itu saja, enaknya di sana berkuda dengan menikmati suhu udara  rata-rata mencapai 23 derajat celcius. Di tengah-tengah hamparan bunga matahari.

“Tentunya di Kota Batu ini letak peternakan punya kelebihan. Mulai dari pemandangan dekat dengan Gunung Panderman, dan pemandangan hutan,” imbuhnya.

Di sana terdapat  51 ekor kuda jenis lokal hingga mancanegara yang dirawat. Ada Womblat dari Jerman, Thoroughbred dari Amerika serta kuda cantik berambut panjang dari Perancis.

Jika kalian ingin berwisata menunggangi kuda, mungkin wisata ini bisa menjadi pilihan kalian saat ingin berwisata di Kota Batu.