Plastik Masih Beredar di Pasar Tradisional, Dinas Perdagangan: Kami Tak Berhenti Beri Imbauan

Jun 06, 2019 08:34
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tekad Kota Malang memerangi sampah plastik, ternyata tidaklah mudah. 

Hingga kini, persoalan mengurangi penggunaan plastik masih ditemui di area pasar - pasar tradisional.

Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah mengimbau dan mengedukasi baik kepada para pedagang dan konsumen untuk mengurangi ketergantungan pada plastik saat melakukan transaksi jual beli kebutuhan di pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan sebanyak dua ribu kantong telah dibagikan kepada masyarakat dan pedagang pasar. 

Namun, hal itu belum memberikan dampak yang signifikan dalam menanggulangi plastik.

"Dari yang awal kita bagikan untuk mengawali itu, ya adalah satu dua yang sudah memulai ke kantong non plastik, tapi nggak lama kembali lagi," ujar dia.

Kembalinya para pedagang dan beberapa konsumen ke plastik lantaran harga kantong kertas, atau godie dinilai lebih mahal. 

Sehingga membuat para pedagang urung untuk melanjutkan program bebas sampah plastik yang terus digalakkan Pemkot Malang.

"Mereka balik lagi ke plastik, karena harga kantong lebih mahal. Ini yang masih menjadikan masalah," imbuh dia.

Meski begitu, pihaknya tetap akan terus menggencarkan penggunaan bebas kantong plastik. Setidaknya kepada masyarakat untuk setiap berbelanja di pasar selalu membawa kantong yang ramah lingkungan.

"Pokoknya kami masih terus mengimbau, mengimbau, dan mengimbau. Sebaiknya juga bagi ibu rumah tangga yang biasa berbelanja di pasar itu selalu sedia  kantong ya dirumah. Jadi kalau mau belanja bawa sendiri kantongnya. Paling nggak meminimalkan penggunaan plastik itu," pungkas dia.

Topik
dinas perdagangan kota malangWahyu SetiantoSampah PlastikPemkot Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru