MALANGTIMES - Kunjungan wisatawan ke Kota Malang saat libur Lebaran  2018 lalu yang mencapai lebih dari 400 ribu orang tak membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berpuas diri. Segala pembenahan untuk menyambut para pelancong yang berkunjung ke Kota Malang tengah dipersiapkan.

Pembenahan dilakukan di destinasi wisata. Antara lain beragam kampung tematik seperti Kampung Warna-warni Jodipan, Kampung Biru Arema, Kampung Putih, Kampung 3D, Kampung Glintung Go Green, dan yang terbaru ada Kampung Heritage. Pemkot juga merevitalisasi beberapa taman kota.

Kasi Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Malang Agung H. Buana mengatakan, libur Lebaran kali ini sangat memungkinkan para wisatawan untuk transit, terutama wisatawan luar kota ataupun mancanegara. Terlebih dengan dibukanya akses jalan tol Malang Pandaan (Mapan).

"Kali ini libur Lebaran memang cukup panjang.ssangat memungkinkan wisatawan, khususnya domestik, menuju Kota Malang atau Malang Raya," ujarnya.

Apalagi  wisatawan lokal diprediksi akan memadati kawasan Kota Malang sebagaimana libur Lebaran tahun-tahun sebelumnya. 

Untuk diketahui, kunjungan wisatawan ke Kota Malang pada bulan Juni 2018 lalu mencapai 400.349 orang. Yakni sebanyak 897 wisatawan mancanegara dan 399.452 wisatawan lokal.

Pada tahun 2019 ini, Disbudpar memprediksi kunjungan wisatwan akan meningkat sekitar 10 hingga 15 persen atau berada pada kisaran angka 425 ribu wisatawan. ”Kami yakin ada peningkatan kunjungan dibandingkan tahun sebelumnya. Kalau target sekitar sepuluh sampai lima belas persenlah,” kata Agung.

Terlebih, pada libur Lebaran kali ini, Disbudpar tak hanya menyiapkan area destinasi wisata, tapi juga memberikan pelayanan lainnya. Salah satunya destinasi wisata belanja.

Pada hari pertama Lebaran, sepuluh tempat perbelanjaan di Kota Malang tetap dibuka untuk melayani kebutuhan wisatawan maupun warga Kota Malang sendiri. "Ini yang juga nantinya untuk menggencarkan Kota Malang sebagai kota wisata belanja. Harapannya, bisa mendongkrak kunjungan wisatawan dan dapat mendorong ekonomi masyarakat di Kota Malang," tandasnya.