Masih Normal, Lonjakan Penumpang Belum Terjadi di Stasiun Malang H-7 Lebaran

May 29, 2019 10:43
Suasana di Stasiun Kotabaru Malang masih terpantau normal H-7 lebaran. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Suasana di Stasiun Kotabaru Malang masih terpantau normal H-7 lebaran. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meski telah memasuki H-7 lebaran, aktivitas penumpang di Stasiun Kotabaru Malang masih terpantau normal. Belum ada lonjakan penumpang di stasiun yang berdiri sejak 1879 itu.

Peningkatan jumlah penumpang, diprediksi baru terjadi mulai H-4 lebaran atau 1 Juni 2019 mendatang. 

Baca Juga : Tanggapan Resmi Gojek dan Grab soal Fitur Ojek Online yang Hilang dari Aplikasi

Kepala Stasiun Kotabaru Malang Radne Anyarso Tulad mengungkapkan bahwa posko arus mudik lebaran di stasiun dilakukan sejak 26 Mei 2019 meskipun lonjakan penumpang belum terjadi. "Beberapa hari ini, untuk penumpang kedatangan masih belum ada peningkatan yang signifikan," ujarnya, hari ini (29/5/2019). 

"Karena kemungkinan anak-anak masih belum libur sekolah. Sehingga untuk volume penumpangnya masih seperti hari-hari biasa," lanjutnya. Radne mengungkapkan, pada hari biasa, volume penumpang di Stasiun Kotabaru Malang sekitar 3 ribu hingga 4 ribu orang. 

Pada momen mudik dan libur lebaran, diprediksi jumlah penumpang meningkat antara 6 ribu hingga 8 ribu orang per hari. "Untuk wilayah Daops 8 Surabaya, diprediksi volume penumpag mudik lebaran naik sekitar 4 persen. Saat liburan Natal dan tahun baru lalu, volume penumpang bisa mencapai 8 sampai 10 ribu," ujarnya.

Soal ketersediaan tiket, Radne mengungkapkan bahwa seluruh tiket kereta jarak jauh baik arus mudik maupun arus balik, khususnya relasi Malang-Jakarta (PP) telah ludes terjual. "Yang masih tersedia keberangkatan tanggal 16 Juni, itu pun hanya untuk kereta api Gajayana luxury. Kalau yang lainnya sudah terjual habis," ujar pria asal Solo ini. 

Baca Juga : PSBB Jakarta, 5 Perjalanan KA Jarak Jauh Daop 8 Surabaya Dibatalkan

Berdasarkan pengamatan MalangTIMES, antrean loket tiket di stasiun tersebut juga tampak lengang. Menurut Radne, hal itu karena masyarakat sudah banyak membeli tiket secara online, ataupun melalui channel-channel resmi penjualan tiket. Sehingga, penumpang yang datang ke stasiun bisa langsung mencetak tiket untuk boarding kereta.

Antrean yang tampak di stasiun hanya warga yang ingin membeli tiket kereta lokal. "Karena penumpang sudah pintar semua, mayoritas mereka sudah membeli secara  online melalui KAI Access. Apalagi tiket kereta arus mudik dan balik saat ini sudah habis terjual," pungkasnya.

Topik
MalangBerita MalangLonjakan Penumpang keretastasiun malangStasiun Kotabaru Malangkereta api Gajayana luxuryKAI Access

Berita Lainnya

Berita

Terbaru