Sneaker, Wedjes, Boot, dan Sandal dalam 1 Sepatu Berdesain Pesona Batik Nusantara

Jun 05, 2019 08:02
(Dari kiri) Fitrah, Dita, dan Syahmi memamerkan produk buatannya. (Foto: istimewa)
(Dari kiri) Fitrah, Dita, dan Syahmi memamerkan produk buatannya. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Sudah sepatutnya kita mengenakan jenis alas kaki yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

 Misalnya, saat kondangan, interview kerja, wisuda, atau acara formal lainnya maka memakai sepatu adalah etika sosial yang baik. Berbeda lagi pada saat berwisata maka memakai sandal bukanlah masalah.

Menempatkan diri dengan memakai berbagai jenis alas kaki sesuai dengan kondisi dan situasi merupakan etika sosial yang baik. Maka dari itulah terkadang kita tidak hanya memiliki satu jenis alas kaki saja.

Namun, hal ini akan menjadi merepotkan apabila kita dihadapkan pada situasi yang berbeda dengan selang waktu yang berdekatan. Terkadang kita akan kerepotan membawa beragam jenis alas kaki.

Kini ada solusi untuk permasalahan ini. Sebab terdapat produk bernama Setiawan Mungil (Sepatu Batik Four in One Multifungsi). Tiga sekawan dari program studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yakni Syahmi Kafin Fahreza, Dita Fomara Tuasikal, dan Muhammad Fitrah Ashary Bangun membuat produk ini untuk diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa – Kewirausahaan (PKM-K) Ristekdikti Tahun 2019.

“Ide itu muncul ketika ada keluhan dari konsumen wanita, yang jika berpergian selalu membawa banyak macam sepatu dan sandal. Ya kenapa tidak kita coba untuk membantu memberi solusi all in one,” ungkap Syahmi yang juga seorang wirausahawan sepatu.

Selain memiliki keunggulan dalam menjalankan empat bentuk dan fungsi sebagai sneaker, wedjes, boot, dan juga sandal, sepatu ini juga menggunakan pesona batik untuk menyasar pasar internasional.

Untuk memastikan hal itu, mereka telah melakukan survey ke mancanegara dan mendapatkan hasil yang positif.

Menariknya, saat melakukan survey, seorang pemuda asal Jepang menawarkan diri untuk menjadi reseller sepatu tersebut dan akan membayar dengan harga yang lebih mahal.

Sebelumnya, produk mereka dibanderol dengan harga Rp 700 ribu. Namun, pemuda asal Jepang itu berani menjual dengan harga dua kali lipat lebih.

“Mereka berani menjual dengan harga Rp 1.500.000 di Jepang. Negara Jepang memang sangat minat terhadap produk-produk inovasi, terlebih produk Setiawan Mungil ini sendiri menyentuh unsur kebudayaan Indonesia,” ujar Fitrah.

Tidak hanya dibuktikan melalui survey saja, produk mereka juga beberapa kali diikut sertakan dalam perlombaan. Penghargaan yang pernah diterima di antaranya, Juara 1 National Bussines Plan Asia Andalas 2019 dan Juara 1 Expo National Bussines Plan Festival Universitas Kristen Satya Wacana 2019.

Setelah lolos pendanaan PKM-K dan mendapat dana hibah sebesar Rp 7.800.000, dana tersebut digunakan untuk memproduksi dua puluh sepatu yang akan diikutsertakan pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2019.

Topik
MalangBerita MalangPesona Batik Nusantaraalas kakiSetiawan Mungil (Sepatu Batik Four in One Multifungsi)Universitas Muhammadiyah Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru