Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

MALANGTIMES - Tradisi makanan yang berlemak dan juga softdrink sebagai minuman penyegar ketika lebaran tidak membuat tim pelatih Arema FC khawatir. Tapi mereka hanya memberikan sebuah pesan kepada pemainnya agar tetap menjaga kondisi tubuhnya dan tetap aktif bergerak ketika libur. 

Hal itu dikarenakan pada saat libur lebaran biasanya dimanfaatkan para pemain untuk bertemu keluarga. Dan yang sering, ada beberapa menu makanan yang khas lebaran selalu siapkan keluarga masing-masing. Yang paling sering disajikan adalah opor ayam. Menu opor ayam adalah makanan yang sering dihidangkan saat keluarga berkumpul. 

Sebagai pemain sepak bola aktif dimana setelah Hari Raya Idul Fitri harus menjalani pertandingan kembali, pemain Arema FC harus pintar-pintar menjaga berat badan dan juga kondisi tubuhnya. Karena dikhawatirkan berat badan pemain akan naik jika tidak memperhitungkan makanan yang ia konsumsi saat libur lebaran. 

"Tidak ada larangan (untuk makanan), hanya pemain harus menjaga diri mereka sendiri. Karena saya tahu semua pemain bisa profesional," ujar pelatih kepala Arema FC, Milomir Seslija kepada malangtimes.com. 

Selain itu, pelatih asal Bosnia ini hanya meminta agar pemain tetap olahraga saat libur lebaran. Hal itu untuk menjaga kondisi fisik pemainnya agar tidak terlalu kedodoran saat kembali latihan menjelang pertandingan pekan keempat Liga 1 2019 melawan Persib Bandung. "Saya harap pemain tetap aktif (olahraga), minimal sprint pendek dan juggling bola untuk jaga kondisi," harapnya.