Bulan Puasa, Penjualan Laptop di Malang Lesu

May 28, 2019 16:35
Penjualan laptop di Malang mengalami penurunan sekitar 20 persen sepanjang Ramadan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Penjualan laptop di Malang mengalami penurunan sekitar 20 persen sepanjang Ramadan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Saat perangkat elektronik seperti gadget mengalami peningkatan, sepanjang Ramadan 1440 H ini, penjualan laptop justru terkesan lesu. Seperti di Cyber Mall Kota Malang yang mengalami penurunan penjualan sekitar 20 persen. Selain faktor bulan puasa, penurunan tersebut karena saat ini belum ada aktivitas mahasiswa baru. 

Baca Juga : Pertama Kalinya di Malang Ada Studio Apartemen Luas Harga Termurah Hanya di Kalindra

Marcomm Cyber Mall Dendi Dwiputra mengungkapkan, tren penjualan laptop di bulan Ramadan memang cenderung menurun selama Ramadan. Namun dia optimistis, penurunan tersebut hanya bersifat sementara dan akan kembali merangkak naik usai Lebaran. "Ramadan ini memang masuk low season," ujarnya saat ditemui MalangTIMES, hari ini (28/5/2019). 

"Memang karena kemarin kan sudah selesai penerimaan mahasiswa baru, high season-nya itu. Sekarang agak turun, nanti bulan depan setelah lebaran akan mulai naik lagi," ujarnya. Untuk itu, pihak mall maupun tenant-tenant membidik market selain laptop untuk mengerek pendapatan. 

Meski menurun, lanjutnya, bukan berarti pencarian laptop sama sekali tidak ada. Di pusat perbelanjaan khusus perangkat elektronik itu, total ada sekitar 80 tenant penjual laptop. "Turunnya sekita 20 persen lah, nggak terlalu drastis karena promosi kami jalan terus. Pembelian juga masih ada. Jadi memang kebutuhan untuk laptop tidak seramai bulan sebelumnya," papar Dendi. 

Menurut Dendi, untuk di Malang, memang untuk pencarian barang elektronik terutama laptop pusatnya masih di Cyber Mall. "Di beberapa kota memang ada beberapa mall khusus laptop seperti ini yang tutup, tapi di sini bertahan. Karena memang untuk area-area di Jawa Timur seperti Blitar, Kediri dan daerah sekitar itu memang ambil barang ke sini," urainya. 

Status Kota Malang sebagai kota pendidikan terbesar ketiga di Indonesia juga memberi efek pada penjualan. "Tentu ada pengaruh, makanya kami sering mengadakan pameran laptop terutama di tanggal-tanggal atau bulan-bulan masuknya mahasiswa baru," sebutnya. 

Baca Juga : Tips Aman Ambil Uang di Mesin ATM Saat Pandemi Covid-19

Dendi menyebut, masalah harga setiap produk terus bersaing. "Tidak sampai perang harga, mereka justru berperang di inovasi teknologinya. Karena kan sekarang kebutuhan komputer atau laptop itu lebih spesifik," sebutnya.

Dia mencontohkan, cukup marak para pencari laptop dengan spect khusus misalnya untuk gaming atau desain. "Mahasiswa ada yang cari buat gaming, ada yang butuh buat desain atau yang lain. Mereka bersaing lebih canggih mana. Soalnya di sini kalau ada update terbaru kan distributornya langsung ke sini," terangnya.

Penurunan tersebut juga diakui pengelola tenant di Cyber Mall. Store Manager Indieglo, Andi mengungkapkan penurunan tersebut selalu terjadi di setiap Ramadan. "Tiap bulan puasa memang sepi. Tapi kali ini agak lumayan ya turunnya. Mungkin karena masyarakat lebih memilih mendahulukan belanja kebutuhan lebaran," ungkapnya. 

Topik
bulan puasaPenjualan Laptop di Malangpenurunan penjualan laptopCyber Mall Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru