Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kasus buka bersama gelaran brand smartphone Oppo yang menyuguhkan miras (minuman keras) tampaknya bakal terus berlanjut. Pasalnya, pihak kepolisian berencana memanggil pihak-pihak yang terkait kegiatan buka bersama tersebut.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Rencana pemanggilan dilakukan setelah ada aduan dari Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Malang Raya. Lira membuat surat aduan ke polisi mengenai adanya dugaan penistaan agama dalam kegiatan buka bersama tersebut.

Dari para pihak yang dipanggil nanti, polisi bakal mendalami kronologi dan memintai keterangan lebih jelas lagi mengenai kegiatan buka bersama yang menyuguhkan miras tersebut.

"Untuk pemanggilan memang sedang dijadwalkan. Pada intinya, semua pengaduan masyarakat akan kami tindak lanjuti dan proses penyelidikannya juga sama. Kami mulai dari lapangan," beber Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna.

Dan dalam hal ini, pihak pengadu juga memberikan sebuah flashdisk yang di dalamnya berisi video mengenai buka bersama yang menjadi permasalahan tersebut.

Ketika ditanya apakah kasus tersebut bisa mengarah ke penodaan agama, kasat reskrim menjelaskan,  hal itu tergantung  hasil penyelidikan nantinya. Setelah data penyelidikan lengkap, maka nantinya akan dilakukan gelar perkara.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Dan di gelar perkara tersebut, apakah nantinya penyelidikan bisa naik menjadi penyidikan, nanti akan kami informasikan kembali," ucap dia.

Sementara itu, Koordinator Lira Malang Raya HM. Zuhdy Achmadi ketika dihubungi MalangTIMES mengatakan,  pihaknya saat ini sudah memonitor adanya pengaduan tersebut. Surat pengaduan masyarakat (dumas) yang dikirim saat ini sudah disposisi ke kasat reskrim.

"Surat dumas sudah saya lacak. Kaur  bin ops (KBO) beliau kurang paham. Disarankan langsung ke kasat karena disposisi ke kasat. Sampai sekarang masih belum terhubung dengan kasat. Kami akan terus kawal kasus ini," ucapnya.

Sebelumnya, viral video buka bersama yang digelar  Oppo Malang di Hotel Atria Malang. Buka bersama itu  menimbulkan kecaman publik karena ada suguhan miras.