Demi Adipura Kencana, Pemkab Malang Bongkar Bangunan Permanen Tepi Sungai

May 27, 2019 21:10
Pembongkaran bangunan di tepi sungai Molek, Kepanjen (Ist)
Pembongkaran bangunan di tepi sungai Molek, Kepanjen (Ist)

MALANGTIMES - Demi piala Adipura Kencana kategori Kota Kecil, Pemkab Malang akhirnya melakukan pembongkaran bangunan permanen yang telah terbilang lama di tepi sungai Molek, Kepanjen. Pembongkaran bangunan permanen yang telah menjadi toko tersebut berada di pertigaan jalan raya Penarukan dan jalan Panji. Tepat di sekitar jembatan yang memang berdiri beberapa bangunan yang dipakai untuk berjualan.

Pembongkaran dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPUSDA) dan Satpol PP kabupaten Malang, berjalan lancar. M Fauzi Kabid Bina Manfaat dan Kemitraan DPUSDA Kabupaten Malang, dikesempatan berbeda mengatakan, pembongkaran bangunan permanen itu dikarenakan letaknya persis berada di atas sempadan sungai molek.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Sesuai Pasal 140 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Malang Nomor 11 Tahun 2007 Tentang Mendirikan Bangunan, tepatnya pada Pasal 27 ayat (2). Secara tegas melarang pendirian bangunan disempadan sungai. 

Ketentuan jarak bebas bangunan ditetapkan dalam bentuk: 
a.  garis sempadan bangunan dengan as jalan, tepi sungai, tepi pantai, jalan kereta api dan/atau jaringan tegangan tinggi;  
b.  jarak antara bangunan dengan batas-batas persil, jarak antar bangunan, dan jarak antara as jalan dengan pagar halaman yang  diizinkan  pada  lokasi  yang  bersangkutan,  yang diberlakukan per kavling, per persil dan/atau per kawasan.

Pembongkaran bangunan pun telah sesuai dengan Pasal 91 ayat (2) yang menyatakan bangunan yang dapat dibongkar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:  a.  bangunan yang tidak laik fungsi dan tidak dapat diperbaiki lagi;  b.  bangunan  yang  pemanfaatannya  menimbulkan  bahaya bagi pengguna, masyarakat dan lingkungannya; dan/atau  c.  bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan.

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

Fauzi juga menyampaikan pembongkaran bangunan di tepi sempadan sungai itu juga sebagai bagian dalam mewujudkan Kota Kepanjen meraih Adipura kencana. “Selama ini Kepanjen sudah berulang kali meraih Piala Adipura, tapi belum pernah meraih Piala Adipura Kencana. Salah satunya dikarenakan  adanya bangunan permanen di tepi sungai, seperti bekas toko buah ini,” urainya.

Topik
Berita MalangAdipura KencanaPemkab MalangBongkar Bangunan Tepi SungaiDPUSDA Kabupaten Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru