Kanopi stadion Kanjuruhan Kepanjen yang mengalami kerusakan sejak lama (Ist)
Kanopi stadion Kanjuruhan Kepanjen yang mengalami kerusakan sejak lama (Ist)

MALANGTIMES - Stadion Kanjuruhan Kepanjen sebagai ruang kebanggaan masyarakat Kabupaten Malang kondisinya mulai mengalami kerusakan di berbagai titik. 

Khususnya pada atap kanopi yang kerusakannya terbilang cukup lama dan dibiarkan begitu saja.

Kerusakan pada kanopi Stadion Kanjuruhan yang dibiarkan tanpa ada perbaikan, menjadi kontradiktif dengan rasa memiliki masyarakat Kabupaten Malang yang tinggi terhadap kesebelasan sepakbola Arema yang berumah di Kanjuruhan dalam setiap laga.

Kenapa stadion kebanggaan yang mengalami kerusakan dibiarkan begitu lamanya. 

Bagaimana langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai leading sector menyikapi kondisi itu. 

Abdul Haris, Sekretaris Dinas Kabupaten Malang tidak mengelak jika terjadi kerusakan diberbagai titik di stadion Kanjuruhan. 

Khususnya terkait kondisi kerusakan kanopi stadion sangat membutuhkan perbaikan secepatnya. 

"Benar. Kita juga telah mengambil langkah untuk perbaikan. Tapi sayangnya anggaran yang kami ajukan belum mendapat respons atau disetujui," kata Haris saat membenarkan adanya kerusakan kanopi di stadion Kanjuruhan.

Haris menyampaikan juga, banyak kerangka besi yang telah keropos serta polycarbonate yang sudah banyak pecah. 

Hal ini tentu sangat membahayakan keselamatan orang.

"Kondisi ini sudah terjadi sejak lama. Untuk memperbaikinya kita telah sampaikan kebutuhan anggaran sekitar Rp 475 juta," ujar  Haris yang juga menegaskan telah tiga kali mengajukan anggaran tetapi sampai sekarang belum mendapat realisasi. 

Padahal pengajuan sudah sesuai dengan mekanisme dan prosedur.

“Mungkin tim anggaran maupun badan anggaran memiliki pertimbangan lain, atau mungkin ajuan kita masih belum begitu mendesak,” imbuhnya.

Didik Gatot Subroto, anggota DPRD Kabupaten Malang, juga menyampaikan rasa prihatinnya dengan kondisi kanopi Stadion Kanjuruhan.

“Kondisinya memang agak memprihatinkan. Kita dari dewan akan meminta dinas terkait untuk mengajukan anggaran PAK (Perubahan Anggaran Keuangan-red) tahun ini. Kita akan prioritaskan, karena ini menyangkut nama baik Kabupaten Malang,”ucapnya.