Ilustrasi (Istimewa).

Ilustrasi (Istimewa).



MALANGTIMES - Setelah satu bulan penuh puasa, hari kemenangan selalu dirayakan bersama. Hal itu biasanya ditandai dengan berbagai kegiatan kumpul bersama dengan keluarga dan disertai makan - makan.

Aneka olahan yang disuguhkan saat lebaran pun dipastikan akan sangat menggiurkan dan membuat ingin melahap semua. Tapi awas, jangan sampai kalap saat hari kemenangan datang ya gengs.

Karena mengkonsumsi makanan dalam jumlah besar usai satu bulan penuh berpuasa sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh. Selain tubuh masih perlu beradaptasi, tentu makan masih harus tetap pada koridornya, yaitu makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang.

"Jangan sampai kalap semuanya dimakan, itu sangat tidak bagus untuk kesehatan," kata ahli kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi pada MalangTIMES belum lama ini.

Perempuan berhijab itu menjelaskan, makanan yang masuk ke mulut pasti akan sangat berpengaruh pada kesehatan. Sehingga dia menyarankan agar makanan yang hendak disantap harus tetap sesuai kebutuhan tubuh.

"Jadi misalnya seperti kacang jangan terlalu banyak nanti bisa asam urat kambuh misalnya," imbuh Asih.

Setelah satu bulan berpuasa, menurutnya pola konsumsi harus tetap dikontrol. Terlebih untuk makanan dengan lemak jahat yang biasanya selalu disuguhkan saat momen lebaran. Meski sangat lezat dan menggugah selera, ada baiknya untuk mengkonsumsi dengan jumlah yang tepat.

Selain itu, perempuan berhijab ini juga menyarankan agar konsumsi nasi putih tetap dikurangi. Karena karbohidrat yang berlebihan sangat tidak bagus untuk kesehatan. Dia juga menyarankan mengganti nasi putih dengan nasi merah atau roti gandum.

"Karbohidrat itu membuat mudah lapar dan kadar gulanya tinggi," pungkasnya. 

End of content

No more pages to load