Tiga Kekecewaan Berat Amien Rais dalam Episode Pemilu 2019

MALANGTIMES - Amien Rais merasakan kekecewaan besar dalam perhelatan Pemilu 2019 yang telah berjalan. Tidak hanya sekali tapi kekecewaan sang dewan pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini pun sampai tiga kali dikecewakan dalam berbagai peristiwa pemilu 2019 yang menghebohkan dan menelan korban jiwa.

Amien pertama kali dikecewakan berat oleh Ratna Sarumpaet dalam episode Pemilu 2019. Dimana saat Ratna dengan piawainya membuat seluruh tim BPN sampai sang calon presiden Prabowo, tertipu mentah-mentah. Serta langsung menuding pemerintah sebagai biang kerok atas penganiayaan terhadap Ratna yang merupakan corong politik BPN Prabowo-Sandi.

"Saya sangat kecewa saat mengetahui telah dibohongi oleh terdakwa kasus ujaran kebencian dan penyebaran hoaks, Ratna Sarumpaet ini. Ratna yang istiqamah dan lurus ini mungkin ada kekuatan spiritual atau apa," ujarnya saat memberikan kesaksian terkait kasus Ratna.

Dia kembali menegaskan kekecewaannya terhadap kasus hoaks Ratna Sarumpaet. "Tapi yang jelas tetap telah terjadi penipuan yes, saya marah dan kecewa berat," tegas Amien.

Kasus hoaks Ratna sempat membuat masyarakat Indonesia terpecah semakin runcing. Media sosial dibanjiri berbagai komentar atas kejadian yang ternyata hanyalah sandiwara Ratna yang disidangkan pertama kali di bulan Februari 2019.

Tidak butuh lama. Kekecewaan kembali mendera Amien. Kecewa kedua bertalian erat dengan seruan Amien untuk people power dengan tujuan menolak seluruh hasil suara Pemilu 2019.

Amien bisa dibilang 'ayah' dari people power yang namanya  diubah sendiri menjadi gerakan nasional kedaulatan rakyat (GNKR). Dirinya juga yang mendeklarasikan gerakan tersebut.

Gerakan yang akhirnya ditunggangi kelompok-kelompok perusuh dan kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Gerakan yang akhirnya terjebak dalam chaos. GNKR yang dibayangkan Amien mungkin serupa gerakan reformasi di tahun 1998, kandas.

"Saya kecewa dengan GNKR yang saya serukan ini," ucap mantan Ketua MPR RI ini.
Semakin komplet saja kekecewaan 'Lord Amien' begitulah warganet menyebut Amien, saat BPN pun akhirnya mengambil jalur hukum melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Padahal, Amien yang paling gigih menolak seluruh proses hasil Pemilu 2019 serta menyampaikan, jalur hukum ke MK tidak akan mengubah keadaan.

Amien menyebut pihaknya 'dipaksa' menempuh jalur hukum ke MK. Amien pesimistis gugatan ke MK dapat mengubah keadaan. "...kita dipaksa oleh jalur hukum dan tidak bisa tidak. dan kalau nggak mengakui, silakan ke MK," kata Amien beberapa hari lalu.

"MK saya pesimis akan merubah keadaan ya," imbuh Amien yang menegaskan dirinya kecewa berat karena tidak bisa apa-apa juga .

Top