Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Malang diprediksi mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada momen Lebaran 2019. Diperkirakan, wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang akan naik 10 hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan itu dipicu libur Lebaran tahun ini dinilai sangat panjang dan memungkinkan wisatawan untuk menikmati sederet tempat wisata yang disuguhkan. Hal itu disampaikan Kasi Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Agung H. Buana belum lama ini. "Kami optimistis naik 10 sampai 15 persen," katanya.

Agung menjelaskan, jumlah wisatawan yang masuk tahun sebelumnya mencapai 400.349 orang. Menurut dia, tren wisatawan yang datang saat momen libur Lebaran adalah untuk reuni dan berkumpul bersama keluarga atau teman. Selain itu, penambahan jalur transportasi yang kini sudah dibuka, yaitu tol Malang-Pandaan, diprediksi mampu menambah jumlah wisatawan.

"Meskipun ada wisatawan yang mungkin pengen nyoba tol. Tapi prediksi kami, mereka masuknya ke Kota Malang," imbuh Agung.

Dengan adanya modal transportasi darat itu, diprediksi jumlah wisatawan yang masuk ke Kota Malang melalui jalur darat akan mengalami peningkatan 30 sampai 40 persen. Apalagi, secara hitungan anggaran, jalur darat jauh lebih efisien untuk saat ini.

Agung juga menyampaikan jika saat ini beberapa hotel dan penginapan sudah banyak dipesan untuk masa libur Lebaran. Tak heran, karena masa libur Lebaran kali ini juga berbarengan dengan masa libur sekolah. Liburan keluarga diprediksi mendominasi kunjungan, baik wisatawan yang hanya sekadar singgah ataupun menetap untuk beberapa saat.