Ilustrasi ganja(cnnindonesia)
Ilustrasi ganja(cnnindonesia)

MALANGTIMES - Penghuni tahanan Polres Malang Kota kembali bertambah menjelang Lebaran. Yang terbaru adalah tiga pemuda berstatus mahasiswa sebuah perguruan tinggin swasta (PTS)  yang menjadi budak narkoba.

Ketiganya yakni Andrian (21), warga Jl Mayjend Sungkono,  Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang; Fadil alias FMF (20), asal Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, yang saat ini mengontrak di Jl Raya Tlogomas Gang VIII, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang; dan Dedy alias DTS (22), mahasiswa PTS  asal Jakarta Selatan yang kos di Jl Terusan Venus, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Baca Juga : Keluyuran dan Kembali Berbuat Kejahatan, Ini Sanksi yang Menanti Narapidana Asimilasi

Ketiga pemuda tersebut terciduk petugas setelah petugas awalnya membekuk Andrian di kawasan tempat tinggalnya. Andrian kedapatan membawa ganja alias mariyuana. "Dari tangan A (Andrian), diamankan 7 poket ganja seberat 13,3 gram. Setelah diperiksa, dia mengaku dapat barang dari temannya yang bernama F seharga Rp 100 ribu per poketnya," beber Kasat Reskoba Polres Malang Kota AKP Samsul Hidayat.

Dari keterangan Andrian, petugas melakukan pengembangan dan kembali berhasil menangkap Fadil. Dari tangannya, ia kedapatan memiliki delapan plastik berisi mariyuana dengan total berat 9,97 gram.

"Selain itu, diamankan satu alat untuk melinting ganja. Satu pak kertas rokok dan juga satu HP yang digunakan tersangka bertransaksi," ujar Samsul.

Keterangan Fadil ini kembali dikembangkan. Dia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya yang bernama Dedy. Akhirnya, pengejaran polisi pun  kembali berlanjut mengejar Dedy.

"F ini selain beli dari D seharga Rp 1 juta per 20 poket. Selain mengerdarkan, F ini juga sempat memakai lima piket yang ia beli," bebernya.

Petugas yang sudah mengetahui tempat tinggal Dedy akhirnya melakukan penyelidikan dan pengintaian. Ketika itu, petugas menjumpai Dedy sedang berada di rumahnya. Dari situ, akhirnya petugas menangkap Dedy.

Baca Juga : Didominasi Kasus Pencurian, Ratusan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Covid-19

"Dari tangan Dedy! ditemukan satu linting rokok ganja. Ada tiga bungkus ganja dengan total berat 17, 63 gram. Tiga pemuda yang diamankan ini berstatus mahasiswa salah satu PTS (perguruan tinggi swasta)," ungkapnya.

Pasal yang diterapkan terhadap ketiga pelaku yakni pasal 111 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan juga Pasal 114 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"A  (Andrian) dikenakan pasal 111 (1) ancaman empat tahun. sedangkan untuk F (Fadil) dan D (Dedy) dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 ayat 1 dengan ancaman lima sampai 20 tahun penjara," pungkasnya.