Kepala Disdik Kabupaten Malang M Hidayat meminta 5 hal dasar terhadap para CPNS Guru (dok MalangTIMES)
Kepala Disdik Kabupaten Malang M Hidayat meminta 5 hal dasar terhadap para CPNS Guru (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bergerak cepat setelah Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi menyerahkan surat keputusan (SK) calon pegawai negeri sipil (CPNS) kepada 774 orang, beberapa waktu lalu.

Pasalnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang mendapatkan kuota yang terbilang besar dari jumlah CPNS yang telah memiliki SK tersebut.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

Yaitu, sebanyak 579 CPNS guru mayoritas akan disebar di berbagai sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Malang.

Jumlah terbilang besar inilah yang oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang secara cepat dikumpulkan dalam upaya mempercepat kerja para CPNS tersebut. 

Sesuai dengan yang disampaikan Wakil Bupati Malang Sanusi, yaitu para CPNS agar segera bekerja secara maksimal di posnya masing-masing.

Dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat secara langsung meminta lima hal kepada 579 CPNS yang bertugas di lingkungan lembaga pendidikan dan sekolah negeri ini.

Lima permintaan Dayat, sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang ini adalah terkait hal dasar bagi para CPNS guru yang wajib dimiliki.

"Saya meminta lima hal ini kepada seluruh CPNS guru. Sehingga nantinya bisa bekerja secara maksimal membangun pendidikan di Kabupaten Malang menjadi semakin maju, baik dan berprestasi," tegas Dayat yang telah berkomitmen memajukan pendidikan Kabupaten Malang dengan berbagai terobosan yang dilakukannya selama menjabat menjadi orang nomor satu di dunia pendidikan.

Lima hal yang diminta tersebut adalah kedisiplinan, etos kerja, membangun kebersamaan, membangun kepercayaan dan doa.

Dayat melanjutkan, lima hal ini yang perlu terlebih dahulu dibangun dan dikuatkan dalam diri para CPNS guru. 

Pasalnya, dengan lima dasar inilah, maka akan lahir para guru yang profesional, berkomitmen tinggi dan memiliki loyalitas terhadap tugasnya mengabdi kepada masyarakat.

Baca Juga : Cegah Covid 19 Pada Lansia dan Anak-Anak, Pemkot Batu Akan Beri Tambahan Nutrisi

"Lima hal ini yang saya minta. Karena sepintar apapun guru tanpa lima hal ini maka dia tidak akan bisa menjadi seorang pengabdi," tegasnya.

Di kesempatan berbeda, Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Teknis (Tentis) Dinas Pendidikan Suwandi juga menyampaikan bahwa permintaan Kepala Dinas memang merupakan hal wajib yang harus dimiliki oleh 579 CPNS guru.

Hal ini didasari bahwa dari jumlah tersebut, mayoritas hasil seleksi berasal dari formasi jalur umum. Untuk posisi guru SDN tentu membutuhkan performa 'lebih'.

"Jadi mereka memang harus memiliki lima hal yang disampaikan Pak Kadis itu. Kita sudah memberikan pembinaan terkait hal itu. Sedangkan hal teknis lain, kita juga sampaikan mekanisme pemenuhan hak gaji," ujar Suwandi.

Dirinya melanjutkan, pemaparan terkait pemenuhan hak itu termasuk pengajuan tunjangan keluarga (istri atau suami) sebesar 10 persen dan anak sebesar 2,5 persen dari gaji CPNS.

"Jadi kita bekali para CPNS guru ini dengan lengkap, sehingga diharapkan mampu bekerja maksimal seperti yang diharapkan Bapak Wabup saat penyerahan SK CPNS," pungkasnya.