Mengenal Lebih Dekat Paul Pogba, Gelandang MU yang Gemar Umroh Saat Ramadan

MALANGTIMES - Menjadi salah satu pemain termahal dalam sepakbola dunia nampaknya tak membuat Paul Pogba lupa dengan penciptanya.

Pria yang kini menjadi Gelandang Manchester United (MU) itu pun dikenal religius. 

Bahkan,  ia selalu melakukan ibadah umroh saat Ramadan tiba.

Seperti yang dilakukan dalam bulan suci tahun ini. 

Pria kelahiran Prancis 26 tahun lalu itu sedang asyik melaksanakan ibadah puasa sembari kembali menyambangi Makkah. 

Tak sendiri, tahun ini ia mengajak serta rekan sesama pesepakbola yaitu bek Everton, Kurt Zouma.

Aktivitasnya menjalankan ibadah umroh itu pun ia bagikan melalui akun media sosialnya @paulpogba. 

Beberapa foto menunjukkan ia sedang mengenakan gamis dengan latar belakang Kakbah telah ia unggah sejak 16 Mei 2019 lalu.

"Never forget the important things in life (Tak pernah lupa dengan hal-hal penting dalam hidup; red)," tulisnya dengan disertai emoji.

Unggahannya itu pun mendapatkan tanda suka sebanyak 3,2 juta lebih dengan 36 lebih komentar di dalamnya. 

Sampai saat ini, pria yang akrab di sapa Pogboom itu juga masih membagikan aktivitasnya di negara Islam tersebut. 

Dalam instagram story yang dia unggah 15 jam lalu, nampak dia sumringah bersama keluarga dan sahabat menikmati keindahan Abu Dhabi.

Paul Pogba memang dikenal sebagai seorang muslim yang taat. 

Di dalam maupun di luar lapangan, pria yang memiliki saudara kembar itu kerap berdoa serta menghormati segala bentuk budaya Arab. 

Dia selalu terlihat melantunkan doa sesaat sebelum peluit panjang ditiup wasit sebagai tanda pertandingan dimulai.

Paul Pogba memulai karir sepakbolanya pada usia enam tahun bermain untuk AS Roissy-en-Brie, klub sepak bola yang beberapa mil di selatan kota kelahirannya. 

Karirnya pun mengalami peningkatan yang cukup tajam, hingga akhirnya ia bergabung dengan Juventus.

Selama berkarier di Italia, Pogba menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia, dan menerima penghargaan Golden Boy pada 2013 dan Penghargaan Bravo pada 2014. 

Pada 2016, Pogba masuk ke dalam UEFA Team of the Year 2015, serta FIFA FIFPro Wod XI 2015, setelah membantu Juventus mencapai Final Liga Champions UEFA 2015 untuk pertama kalinya setelah 12 tahun sebelumnya.

Setelah penampilannya yang baik bersama Juventus, dia kembali ke Manchester United pada 2016 dengan rekor biaya transfer tertinggi pada saat itu, yakni senilai €105 juta (£89,3 juta). 

Biaya tersebut masih menjadi biaya tertinggi yang dibayar oleh suatu klub dari Inggris. 

Pada musim pertamanya setelah kembali, dia memenangkan Piala Liga dan Liga Europe. 

Ayah Pogba adalah Guinean sementara ibunya berasal dari Kongo. 

Pogba memiliki saudara kembar yang juga memiliki cerita manis yang sama sebagai pemain sepakbola profesional. 

Perjalanan karir Pogba dan saudara kembarnya itu pun dikatakan tak lepas dari peran serta sang ibu.

Top