Pelayanan di DPM PTSP Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Pelayanan di DPM PTSP Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebagai kota pendidikan sekaligus kota wisata, Kota Malang tentu banyak dilirik oleh para investor. Karena potensi yang begitu besar dan berjangka panjang, tak heran jika penanam modal dari dalam dan luar negeri mempunyai keinginan besar untuk berinvestasi di kota yang juga berjuluk sebagai kota bunga ini.

Selain gencar melakukan promosi, Pemerintah Kota Malang salah satunya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang juga kerap memamerkan potensi yang dimiliki melalui berbagai cara. Salah satunya adalah peta potensi investasi, yang banyak dimanfaatkan oleh para investor.

Dengan pemetaan ini, para investor dapat menilik lebih jauh kemungkinan perkembangan usahanya di masa depan. Kabid Pengembangan Iklim Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang Sony Bachtiar menyampaikan, di Kota Malang ada lima sektor usaha yang berkembang dan banyak dilirik.

Ke limanya adalah bidang usaha pengembangan properti, bidang usaha perdagangan dan jasa, bidang usaha industri dan perdagangan, bidang usaha pariwisata dan olahraga, serta badan usaha jasa pelayanan pendidikan.

"Dari lima bidang itu, bidang properti saat ini semakin melejit," terangnya pada MalangTIMES belum lama ini.

Menurut Sony, investasi di bidang properti menjadi salah satu jenis usaha yang lumayan menggiurkan di Kota Malang. Meliputi hunian hingga perhotelan yang tentunya dapat dikembangkan.

"Tapi semua harus tetap memperhatikan regulasi yang ada, salah satunya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," terangnya.

Geliat investasi di bidang properti menurutnya sudah menunjukkan tren positif sejak satu tahun belakang. Di mana banyak tumbuh hunian baru serta perhotelan untuk menopang kebutuhan wisatawan.

Selain bidang properti, potensi investasi yang cukup menggiurkan menurutnya adalah di bidang perdagangan dan jasa. Sebagai kota semi metropolis, Malang tak hanya dilirik sebagai daerah yang nyaman dihuni. Melainkan juga menumbuhkan iklim perdagangan dan jasa yang positif.

"Kemudian disusul bidang usaha industri dan perdagangan, bidang usaha pariwisata dan olahraga, serta badan usaha jasa pelayanan pendidikan," jelasnya.

Pertumbuhan wisata yang cukup bagus menurutnya juga berpengaruh besar dalam iklim investasi. Terutama dalam sektor kuliner, yang memang menjadi bagian penting dalam industri wisata. Dalam beberapa tahun terakhir, ada banyak jenis kuliner yang berkembang seiring pertumbuhan rumah makan, restoran, hingga cafe.