MALANGTIMES - Pasca-pengumuman pemenang presiden oleh KPU (21/5), timbul aksi kerusuhan di Jakarta. Sebelumnya, berbagai isu digoreng dan diedarkan untuk memecah belah masyarakat.

Hiruk pikuk perpolitikan di Indonesia inilah yang menjadikan band asal Malang, Tani Maju, merilis videoklip lagu "Bukanlah Bisnis".

Video musik garapan Kancing Studio yang dibantu oleh Bunker 201 tersebut bisa dinikmati di kanal Youtube Tani Maju. “Kami mengartikan bisnis di sini bukan hanya dari sudut pandang sempit transaksi moneter,” ungkap Manajer Tani Maju Ryan Makhrust.

"Lebih dari itu, kita bisa melihat itu sebagai jual-beli kekuasaan, power. Sekarang apa-apa bisa dibisniskan, bisa diperjualbelikan, bisa dikuasakan. Bahkan sampai hal-hal yang dipandang sakral dan tentu saja tidak pantas untuk dilibatkan dalam urusan ini,” lanjutnya menjelaskan.

Hal-hal sakral tersebut misalnya agama, ras, dan suku. Tentu saja permainan terhadap hal-hal sakral tersebut sangat terasa dan relevan dalam keadaan pemilihan presiden (pilpres) baru-baru ini.

"Efek dari perhelatan politik ini bisa multidimensi. Dari memainkan isu nasionalisme, lokalitas, hingga yang paling sensitif dan ironisnya paling digoreng, agama atau keyakinan,” bebernya.

Mereka berpendapat hal-hal tersebut tidak seharusnya ikut dijual, terutama dalam praktik politik yang destruktif hari-hari ini.

Keresahan Tani Maju akan hal ini tertulis jelas pada salah satu penggalan lirik lagunya. “Peninggalan, pemilihan, pendidikan, persatuan, keyakinan, kebanggaan bukanlah bisnis.”

Berbeda dengan videoklip terdahulu, konsep teatrikal dipilih untuk karya audiovisual ini. Sepanjang videoklip, audiens bisa melihat beberapa simbolisme dari keadaan sekitar yang direpresentasikan oleh aktor-aktor di dalamnya.

Sebelum merilis videoklip “Bukanlah Bisnis”, Tani Maju telah merilis videoklip untuk beberapa single-nya seperti “Beda Topi Miring Bersama 2” yang berkolaborasi dengan Nganchuk Crew, “Jiwa Bahagia” dengan MonoHero, dan “Kau & Aku” dengan Kidnep dan Antok “Intenna”.

Sejak awal, Tani Maju memang berencana untuk merilis lagu-lagu dalam album Beda Topi Miring Bersama dalam format videoklip, terutama lagu-lagu hasil kolaborasi bersama artis lain.