Wabup Malang Sanusi saat memberikan SK CPNS beberapa waktu lalu (Humas)
Wabup Malang Sanusi saat memberikan SK CPNS beberapa waktu lalu (Humas)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akhirnya bisa sedikit bernafas lega dengan persoalan klasik terkait kekurangan aparat sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS).

Pasalnya, sejak akhir tahun 2017 lalu, kekurangan ASN di Kabupaten Malang mencapai sekitar 5.500 orang di berbagai OPD dengan jenjang berbeda.

Baca Juga : Tangkal Covid, Pemkab Malang Sediakan Safe House di Seluruh Desa

Kini, setelah Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi menyerahkan surat keputusan (SK) CPNS, beberapa waktu lalu, kepada 774 orang, Pemkab Malang bisa bernafas lega sedikit. 

"Saya pikir dengan diterimanya SK CPNS itu akan membuat jalannya roda pemerintahan akan lebih baik lagi ke depan. Khususnya untuk mencapai tiga program strategis Kabupaten Malang," kata Sanusi yang juga memberikan pesan kuat kepada 744 CPNS agar bisa mewujudkan ekspektasi masyarakat Kabupaten Malang.

Ekspektasi yang tentunya menjadi sebuah tantangan kepada 774 CPNS untuk dijawab dengan kinerja optimal dalam melayani masyarakat.

Hal ini pula yang dipertegas oleh Sanusi kepada para calon pengabdi negara lulusan tahun 2018 lalu. "Jangan bermalas-malasan, langsung bekerja dengan baik melayani masyarakat," tegasnya.

Penekanan atas kerja 774 CPNS tersebut sebagai bagian dalam proses pra jabatan sebelum mereka menjadi PNS. Dimana para CPNS ini akan dipantau dan dievaluasi kinerjanya selama 2 tahun.

"Jadi jangan senang dahulu. Tunjukan kinerja yang maksimal. Kalau kebalikannya, saya pastikan tidak akan direkomendasi jadi PNS. Seleksi belum berakhir," ujar mantan Ketua DPC PKB ini.

Apalagi, lanjutnya, dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang, 774 CPNS yang telah menerima SK sudah bisa menikmati gaji bulanan, sejak Mei 2019.

"Mereka langsung mendapat gaji bulan ini sesuai dengan golongan. Seperti yang disampaikan oleh BKD," ucap Sanusi yang juga memberikan semangat kepada 774 CPNS sebagai orang-orang hebat. Karena mereka telah lolos seleksi dan menyisihkan banyak calon lain. 

"Apalagi tahun kemarin, sistem rekruitmen betul-betul transparan," imbuhnya.

Baca Juga : Pemprov Jatim Buka Posko Pendampingan Pendaftaran Program Kartu Prakerja di 56 Lokasi

Terkait gaji yang bisa dinikmati oleh para CPNS itu, dibenarkan oleh Kepala BKD Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah. Dirinya mengatakan, CPNS yang menerima SK sudah menerima gaji bulan ini. Dimana besaran hak yang akan diperoleh untuk golongan 3b CPNS menerima Rp 2.948.480. Sedangkan untuk golongan 2C mendapatkan gaji Rp 1.5 juta.

"CPNS yang menerima SK hari ini sudah menerima gaji, besaran gaji yang diterima adalah 80 persen," ucap Nurman.

Pesan kuat Sanusi kepada para CPNS tersebut, diamini dan menjadi tekad kuat dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat. Hal ini tersampaikan dari salah satu CPNS bernama Ainur R yang mengatakan, dirinya tentu tidak akan menyia-nyiakan amanah yang kini diembannya.

"Proses menuju ke CPNS cukup panjang dan berat. Tentunya pesan pak Wabup itu tidak akan saya sia-siakan. Saya siap bekerja secara profesional," ujarnya.