Pantai Balekambang, Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Pantai Balekambang, Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kabupaten Malang memang daerah yang memiliki segudang objek wisata. Salah satunya wisata pantai. Namun, Anda yang hendak berlibur menikmati keindahan pantai di pesisir Malang Selatan ini sebaiknya lebih berhati-hati. Sebab, dari catatan Polres Malang, sedikitnya ada puluhan wisatawan yang meninggal dunia saat berwisata akibat diterjang derasnya ombak pantai di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

“Berdasarkan catatan yang kami himpun, dalam tiga tahun belakangan, sedikitnya sudah ada 20 korban jiwa saat berwisata ke pantai yang ada di Kabupaten Malang,” kata Kasat Polair Polres Malang AKP Dwiko Gunawan.

Sebagai informasi, 20 jiwa yang dinyatakan meninggal dunia tersebut terjadi sepanjang tahun 2017 hingga pertengahan Mei 2019. Rinciannya, tahun 2017 lalu, sedikitnya ada tujuh kasus wisatawan yang dikabarkan terseret arus. Dari jumlah tersebut, delapan orang dinyatakan meninggal dunia.

Bergeser setahun kemudian, tercatat ada delapan kasus pengunjung yang tenggelam di objek wisata pantai, pada tahun 2018 lalu. Dari kasus tersebut, tercatat ada sembilan jiwa yang dinyatakan meninggal dunia.

Terbaru, sepanjang bulan Januari hingga pertengahan Mei 2019, Polair Polres Malang mencatat ada dua kasus orang terseret ombak. Dari jumlah tersebut, tiga orang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. “Jika di rata-rata, korban yang meninggal dunia berusia di bawah 30 tahun,” sambung Dwiko kepada MalangTIMES.com.

Perwira polisi dengan tiga balok di bahu ini menambahkan, potensi wisatawan yang tewas terseret ganasnya ombak pantai selatan ini juga bisa terjadi saat menjelang dan saat libur Lebaran. “Biasanya jumlah wisatawan yang berkunjung ke pantai akan meningkat signifikan saat memasuki Lebaran ketupat,” terang Dwiko.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Pihaknya menambahkan, sedikitnya ada tujuh lokasi pantai dari 17 destinasi wisata pantai yang masuk kategori rawan memakan korban. “Tujuh wisata air di Kabupaten Malang yang pernah memakan korban jiwa adalah Pantai Kondang Merak, Pantai Regent dan Balekambang, Batu Bengkung, Ungapan, Bajul Mati, Watu Leter, dan Teluk Bidadari,” imbuh Dwiko.

Guna mengantisipasi adanya insiden saat memasuki libur Lebaran, Polres Malang bakal menyiagakan personelnya guna melakukan penjagaan dan pengawasan. Tujuannya agar tidak ada wisatawan yang menjadi korban saat hari Lebaran.

Selain itu, berbagai instansi terkait serta badan sosial juga turut dilibatkan dalam pengawalan wisatawan. Misalnya peran serta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) serta PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang. “Sebanyak 11 personel Polair Polres Malang, serta berbagai perlengkapan penunjang seperti perahu karet juga sudah kami siagakan guna mengantisipasi insiden yang tidak diinginkan saat momen Lebaran,” ujar Dwiko.