MALANGTIMES - Geram dengan buka puasa gunakan minuman keras (Miras), DPRD Kota Malang panggil managemen Oppo dan Hotel Atria. Rencananya, pemanggilan dilakukan pada Kamis (23/5/2019) mendatang.

Hal itu dilakukan menindaklanjuti keresahan dan kegeraman yang disampaikan masyarakat, baik secara langsung maupun di media sosial. Karena peristiwa buka bersama dengan disertai miras itu begitu ramai diperbincangkan publik.

"Surat panggilan kami kirim hari ini, kami undang Kamis (23/5/2019) pukul 13.00 WIB," kata Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Purwono Tjokro Darsono pada MalangTIMES, Senin (20/5/2019).

Dia menyampaikan, sederet pengaduan yang disampaikan warga akan terus ditampung. Saat ini, data yang sudah ada pun terus dikumpulkan. Harapannya, pihak ke dua managemen yang terlibat tersebut nantinya bisa datang dan memberi penjelasan.

Bukan hanya DPRD Kota Malang, Wali Kota Malang Sutiaji sebelumnya juga menyampaikan rencananya untuk memanggil managemen produsen ponsel asal Tiongkok itu. Karena peristiwa yang sudah viral itu cukup banyak menjadi perdebatan.

Sementara pada Senin (20/5/2019) ini, lembaga swadaya masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Malang Raya juga membuat pengaduan resmi ke Polresta Malang. Sebab tindakan buka bersama dengan menyuguhkan miras tersebut dinilai sebagai penistaan agama.

"Semua data sudah siap, kami lakukan pengaduan hari ini," terang Koordinator LIRA Malang Raya, HM Zuhdy Achmadi.