General Manager Arema FC, Ruddy Widodo (Hendra Saputra)
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Menjelang away kedua melawan Borneo FC, Rabu (22/5/2019) General Manager Arema FC tidak terlalu mempercayai database bahwa timnya tidak pernah menghasilkan poin di kandang tim berjuluk Pesut Etam itu. 

Untuk diketaui, Arema FC mempunyai rekor buruk ketika bermain menghadapi Borneo FC di Kalimantan, namun hal tersebut ditepis General Manager Singo Edan Ruddy Widodo. Karena sepak bola bukan hanya soal database, akan tetapi juga ada faktor keberuntungan di setiap pertandingan. 

"Memang sepak bola dikolaborasikan dengan database boleh, tapi itu juga harus dibuat sugesti agar semangat dalam bermain," ujar Ruddy Widodo saat ditemui di sesi latihan Arema FC sore ini. 

Memang, dalam beberapa tahun terakhir Borneo FC selalu mengontrak pelatih dan pemain yang memiliki jam terbang bagus sebelumnya. Hal tersebut dilakukan untuk mendongkrak posisi tim yang lekat dengan jersey warna orange itu. 

Tapi tetap saja, sebagai calon lawan Ruddy Widodo meminta kepada pemainnya agar tetap allout ketika bermain away, karena sebelumnya timnya juga kehilangan poin di Sleman.  "Meski sebelumnya tidak pernah menang, intinya bagaimana caranya mengambil poin disana, untuk mengganti poin yang hilang di Sleman," katanya. 

Untuk mendorong semangat pemainnya, Ruddy mengaku sudah ada kesepakatan dengan pemainnya perihal bonus pertandingan. Karena ada satu kesepakatan saat tim meraih hasil dikandang lawan. 

"Bonus sudah jelas, dan pemain sudah tahu itu. Intinya untuk pemain bagaimana caranya memenangkan pertandingan, untuk bonus biar itu urusan kami," tegasnya.