MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji bakal mewajibkan seluruh rumah sakit (RS) hingga puskesmas untuk memasang pengumuman sebagai upaya peningkatan layanan kesehatan. Di dalamnya berisi info fasilitas yang disediakan hari itu, seperti jumlah kamar hingga jumlah dokter.

Hal itu dilakukan lantaran sangat banyak laporan yang masuk berkaitan dengan jumlah kamar yang disediakan di rumah sakit ataupun puskesmas. Nantinya, pengumuman itu wajib dibuat secara online maupun manual. Baik ditulis dalam papan pengumuman, website, ataupun media sosial masing-masing.

"Dan itu harus di-update selalu. Terutama tentang jumlah kamar yang harus bisa dilihat dan diakses dengan mudah. Jadi, tidak ada lagi alasan itu kamarnya sudah penuh untuk pasien," katanya kepada wartawan belum lama ini.

Aturan tegas itu, menurut Sutiaji, sangat perlu diperketat kembali. Sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi yang terbuka secara bebas dalam setiap kali mengakses fasilitas kesehatan. Selain itu, semuanya akan lebih gamblang lagi dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Sebelumnya, melalui Ngalam Command Center, informasi layanan kesehatan itu juga sempat menjadi konsentrasi. Secara terintegrasi, setiap faskes di RS hingga puskesmas akan memberi informasi yang nantinya bisa diumumkan oleh Pemerintah Kota Malang.

Bukan hanya itu. Sutiaji juga menyampaikan bahwa aturan berkaitan dengan faskes itu akan diperkuat melalui peraturan daerah (perda). Meski saat ini masih dalam tahap penggodokan, upaya menyiarkan fasilitas yang ada itu nantinya dapat diimbau untuk dilakukan RS dan faskes yang memberi layanan BPJS Kesehatan. "Insya Allah akan segera kami godok aturannya agar lebih jelas dan tegas," ucap Sutiaji.