Ilustrasi penerangan jalan yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

Ilustrasi penerangan jalan yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, terus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni dengan menggenjot sektor pendapatan pajak daerah.

Dari 10 kategori pajak daerah yang meliputi, pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan batuan, parkiran, air bawah tanah, pajak bumi dan bangunan (PBB), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Pajak penerangan jalan, menjadi salah satu sektor yang menjadi langganan surplus. Pada tahun 2018 misalnya. Saat itu, Bapenda Kabupaten Malang mengantongi pendapatan pajak penerangan jalan mencapai Rp 78,1 miliar lebih. “Tahun 2018 lalu, sektor pajak penerangan jalan mengalami surplus hingga 10 persen. Sebab targetnya hanya Rp 71,1 miliar. Sedangkan perolehan hingga tutup buku, mencapai lebih dari Rp 78,1 miliar,” terang Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Dr Purnadi kepada malangtimes.com.

Purnadi menambahkan, target pajak penerangan jalan di tahun 2019, memang mengalami peningkatan mencapai Rp 2 miliar, jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu. Dimana sekitar 36 persen dari target sudah terpenuhi hingga bulan April 2019 ini. “Di empat bulan pertama, sektor pajak penerangan jalan sudah memperoleh pendapatan Rp 26,4 miliar,” sambung mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang ini.

Dia menargetkan, hingga pertengahan tahun 2019, tepatnya sampai bulan Juni mendatang. Pendapatan pajak penerangan jalan, minimal sudah mengantongi 50 persen dari target yang ditentukan. “Kami optimis pendapatan pajak penerangan jalan akan kembali surplus seperti tahun lalu. Minimal, hingga pertengahan tahun 2019, pajak penerangan jalan memperoleh pendapatan hingga Rp 37 miliar,” pungkasnya.

 

End of content

No more pages to load