Terduga pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Terduga pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemeriksaan terkait kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang masih terus berlanjut. Sugeng, terduga pelaku mutilasi ini telah menjalani pemeriksaan kejiwaan dari psikiater di Polres Malang Kota.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan hasil sementara dari pemeriksaan tersebut diketahui terduga pelaku dalam keadaan sadar saat melakukan mutilasi terhadap jasad korban perempuan ini.

"Tetap masih kita dalami, kemarin (Kamis, 16/5) sudah dilakukan pemeriksaan dengan Psikiater hingga malam hari. Sementara ini, hasilnya dinyatakan bahwa terduga pelaku dalam keadaan sadar dan mengalami gangguan jiwa," ujarnya, Jumat (17/5).

Lebih lanjut, ia menambahkan jika ada kemungkinan terduga pelaku dan korban memiliki hubungan sebelumnya. Hal itu juga diketahui saat proses interogasi terhadap Sugeng, dengan pernyataan jika dirinya pernah memiliki istri. 

"Dari apa yang dilakukan pemeriksaan tersebut, si pelaku merasa ingin memiliki si korban. Pelaku pernah punya istri tiga lalu dipisahkan. Jadi ada keinginan punya istri lagi," imbuhnya.

Meski begitu, Psikiater masih akan melakukan observasi lagi terhadap terduga pelaku mutilasi jasad korban wanita tersebut guna memastikan keadaannya lebih lanjut.

"Psikiater masih akan melakukan observasi lagi terkait kondisi pelaku," pungkas dia.

Sementara ini, pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan lebih lanjut terkait apakah Sugeng warga Jodipan Kota Malang ini melakukan pembunuhan atau hanya melakukan pengerusakan tubuh korban.

Sugeng sendiri telah diamankan pihak kepolisian, dan menurut keterangan yang disampaikannya ia menjalankan aksi tersebut lantaran amanah dari korban yang meminta untuk memotong tubuhnya.