Khotmil Qur'an, Rektor UIN: Pembentukan Kepribadian Muslim di Lingkungan Ma'had Harus Terwujud

May 17, 2019 03:57
Rektor UIN Malang, Prof Dr Abd Haris MAg (tengah berbaju batik oranye) bersama beberapa wisudawan tahfidz jus 30 (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Rektor UIN Malang, Prof Dr Abd Haris MAg (tengah berbaju batik oranye) bersama beberapa wisudawan tahfidz jus 30 (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong mahasiswa-mahasiswinya menghafal Alquran. Setiap bulan sekali digelar kali digelar Khotmil Qur'an berikut wisuda tahfidz. 

Seperti yang dilangsungkan pada Kamis (16/5). Bertempat di Sport Center dilangsungkan Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur'an dibareni  wisuda tahfidz Juz 30 oleh 329 mahasiswa di semua jurusan. "Mudah - mudahan acara sore ini mendapat rahmat dari Alloh SWT. Meskipun agenda ini rutin tiap bulan dilakukan, tapi ini diadakan di bulan puasa, bulan penuh keberkahan," ujar Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr Abd Haris MAg, saat mengisi acara Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur'an, di Sport Center, Kamis (16/5).

Dalam kesempatan itu, Haris mengharapkan para wisudawan ini bisa semakin menerapkan ilmunya dengan lebih baik lagi. "Lebih dari itu, ikhtisari dari hubungan kita dengan Al quran mudah - mudahan lebih dari membaca dan menghafal. Ini hanya juz 30 saja, tapi ke depan harus mampu menghafal jus lainnya. Kemudian berusaha untuk memahami isinya agar membawa berkah kita semua," imbuh dia.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, belajar di lingkungan ma'had (pondok) di kampus bisa menginternalisasikan nilai - nilai Islam. Baik itu bagi pembimbingnya terlebih bagi para mahasiswa.

"Yang paling penting adalah bagaimana pembentukan kepribadia muslim di ma'had itu terwujud. Sehingga ucapan, perasaannya dan apapun yang merupakan kepribadian dari adik - adik semua mencerminkan seorang santri seorang muslim yang kaffah. Seorang yang mempunyai kepribadian muslim dengan sungguh - sungguh," paparnya.

Ia berharap lahirnya tahfidz quran jus 30 ini bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus menghafal Al quran. Sehingga para santri di ma'had akan lebih menguasai ilmu dengan sangat luas.

"Kami berharap yang lain juga turut serta menjadi bagian untuk mau menghafal. Termotivasi untuk lebih baik lagi. Sehingga mampu memiliki kedalaman spiritual, akhlak dan menguasai ilmu yang sangat luas kedepannya dengan kematangan profesionalitas," tandasnya.

Topik
MalangBerita MalangKhotmil QuranRektor UIN Malang Prof Dr Abd Haris MAgUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malangwisuda tahfidz

Berita Lainnya

Berita

Terbaru