Hanya Karena Korban Janji, Warga Gedangan Malang Akhirnya Dibui, Kok Bisa?

MALANGTIMES - Diduga hanya karena masalah hutang-piutang, warga Dusun Banjarsari, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, kini harus mendekam di balik jeruji penjara, Rabu (15/5/2019) malam. Adalah Rahmad, tersangka yang tega menganiaya temannya sendiri karena permasalahan pribadi tersebut.

Sedangkan korban penganiayaan, diketahui bernama Slamet Anshori, warga Dusun Krajan, Desa Girimulyo, Kecamatan Gedangan. 

“Tersangka Rahmad kami amankan saat berada di rumahnya. Ketika itu, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui jika dirinya telah menganiaya korban,” kata Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono, Kamis (16/5/2019).

Diperoleh keterangan, insiden penganiayaan ini bermula ketika keduanya bertemu di pinggir jalan Balai Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, beberapa bulan lalu.

Saat itu, keduanya yang saling kenal ini, sempat membahas perihal uang dalam obrolan mereka. 

Dimana korban sempat menjanjikan kepada tersangka, jika dirinya akan memberikan sejumlah uang miliknya, kepada temannya tersebut.

Merasa dijanjikan akan mendapat uang, tersangka akhirnya menagih janji manis dari temannya tersebut. Namun, bukannya segera menepati janji. 

Korban justru berkelit, dan selalu mencari alasan untuk tidak merealisasikan janji yang pernah diucapkan.

Hingga akhirnya, setelah berkali-kali ditagih. Keduanya kembali bertemu untuk sekian kalinya. 

Tanpa basa-basi, Rahmad yang menjadi korban janji ini, langsung meminta uang kepada korban. 

Lagi-lagi, Slamet mengelak dan tidak memberikan uang yang sudah dijanjikan.

Merasa dipermainkan, tersangka langsung naik pitam, dan menghajar korban. 

Tersangka yang kini berusia 57 tahun itu, menghujami pukulan secara membabi-buta kearah Slamet.

Akibat dianiaya oleh tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu, membuat Korban mengalami luka parah dibagian wajah. 

“Akibat dianiaya, korban mengalami luka robek dan pendarahan di bagian pelipis sebelah kiri,” sambung Nuryono.

Setelah puas menganiaya, tersangka akhirnya memilih untuk kabur. 

Sedangkan korban yang mengalami luka parah disekujur wajahnya, memilih untuk begegas pulang. 

Merasa tidak terima, korban yang kini berusia 39 tahun itu, akhirnya membawa kasus pribadi tersebut ke ranah hukum.

Mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Gedangan langsung dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. 

Hasilnya, pelaku bisa diamankan saat yang bersangkutan berada di rumahnya. 

“Kasusnya masih dalam proses lidik, terhadap tersangka saat ini sudah kami lakukan penahanan,” tutup Nuryono.

Top