MALANGTIMES - Cascading atau pohon kinerja dalam sebuah organisasi perangkat daerah (OPD) bisa menjadi indikator 'terbaca' terkait strategi pelayanan sampai pada goal yang ditetapkan. Hal ini dibuktikan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang.

Cascading yang ketat dan fokus pada prioritas utama, yaitu peningkatan jumlah investor dan nilai investasi serta peningkatan kualitas pelayanan perizinan kepada masyarakat, telah mengantarkan DPMPTSP Kabupaten Malang sebagai unit penyelenggara pelayanan publik kategori sangat baik di penghujung tahun 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) Republik Indonesia.

Iriantoro, kepala DPMPTSP Kabupaten Malang, menyampaikan, di dalam cascading 2018 lalu, pihaknya fokus pada dua rencana strategis (renstra). "Dua renstra ini kami jadikan program kerja di DPMPTSP Kabupaten Malang di tahun ini. Ini menjadi fokus kami untuk mencapai target yang ada dalam renstra tersebut," ucapnya, Kamis (16/05/2019). 

Hasil yang diraih pun cukup menggembirakan. Fokus pada beberapa titik strategis dan target ketat yang dievakuasi secara berkala telah membuat kenaikan dalam nilai investasi di Kabupaten Malang.

Tercatat,  tahun 2014 sampai 2015, nilai investasi meningkat sekitar 1,9 persen. Dari 0,3 persen menjadi 2,2 persen. Nilai investasinya dari Rp 6,34 triliun menjadi Rp 6,48 triliun. Sedangkan penanam modal dalam negeri (PMDN)  dan penanam modal asing (PMA) masing-masing sejumlah 20 unit pada tahun tersebut. 

Tren kenaikan investasi tersebut melonjak di tahun berikutnya. Tahun 2017 lalu, nilai investasi mencapai Rp 26 triliun dari target sebesar Rp 25 triliun. Tahun 2018 mencapai Rp 27 triliun dengan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai Rp 22 triliun.
 


“Setiap tahun nilai investasi kami mengalami kenaikan dari target yang telah ditentukan,” ujar Iriantoro yang  tahun ini sesuai renstra mematok target peningkatan nilai investasi 3 persen. "Sedangkan untuk peningkatan investor, 1 persen kami target," imbuhnya. 

Untuk menggapai atau melampaui cascading tersebut,  DPMPTSP Kabupaten Malang fokus dalam kegiatan pengendalian dan pengawasan investasi serta peningkatan promosi dan kerja sama investasi. Dua program kerja di pohon kinerja ini pun terus diintensifkan oleh DPMPTSP Kabupaten Malang. 

Di cascading atau pohon kinerja terkait peningkatan kualitas pelayanan perizinan kepada masyarakat, goal-nya adalah adanya kepuasan masyarakat yang dilayani oleh DPMPTSP Kabupaten Malang.  Kepuasan masyarakat tersebut disurvei secara berkelanjutan atas pelayanan yang diberikan DPMPTSP Kabupaten Malang. "Target indeks survei kepuasan masyarakat atas pelayanan perizinan adalah 78,25 persen," ujar Iriantoro. 

Target survei kepuasan masyarakat (SKM) 2019 ternyata melebihi nilai tahun 2018 lalu. DPMPTSP Kabupaten Malang di triwulan I tahun 2019 mendapat nilai 82 dengan sembilan indikator dalam pelayanan perizinan bagi masyarakat.

"Target investasi terus ditingkatkan setiap tahun dan bisa dicapai. Pun dengan kepuasan masyarakat atas pelayanan perizinan dari kami. SKM setiap tahun meningkat dengan indikator yang semakin banyak," pungkas Iriantoro.