Ilustrasi macet (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Ilustrasi macet (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Mudik Lebaran menjadi momen yang sangat ditunggu setiap tahun. Karena banyaknya orang yang mudik, menjelang dan sesudah Lebaran, jalanan bisanya akan selalu sesak dengan kendaraan. Kondisi ini tentu harus menjadi antisipasi setiap daerah, tanpa terkecuali Kota Malang.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Wahyu Setianto menyampaikan, jelang masa mudik Lebaran, Dishub sudah mengantisipasi dengan memetakan kawasan rawan macet. Selain itu, jumlah petugas yang diturunkan dalam momen menjelang Lebaran nanti juga akan diperbanyak.

"Antisipasi penumpukan kendaraan kami persiapkan. Terlebih mudik kali ini tol sudah dibuka sampai Singosari. Otomatis nanti masuk kota akan lebih macet lagi," katanya kepada wartawan belum lama ini.

Wahyu menjelaskan, hampir semua titik di Kota Malang nanti akan sesak dengan kendaraan. Sehingga perlu ada upaya pengalihan jalur hingga rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Terutama untuk titik pintu keluar tol seperti di kawasan Arjosari.

"Tahun ini akan ada sekitar 150 personel yang diturunkan untuk antisipasi kemacetan selama masa mudik Lebaran," tambahnya.

Tak sendiri, upaya mengurai lalu lintas dan kemacetan itu, menurut Wahyu, akan dilakukan bersama dengan jajaran samping. Sehingga, petugas bisa dikerahkan selama 24 jam secara bergantian untuk mengontrol setiap sisi jalan dan pusat keramaian.

Dia juga menyampaikan jika saat ini rekayasa lalin masih terus dilakukan. Dengan harapan saat musim mudik Lebaran nanti, juga memberi dampak positif pada setiap ruas jalan sehingga penumpukan kendaraan bisa berangsur berkurang.

"Seperti di Jl Bandung, Jl Kawi, dan kawasan Jl Soehat, yang sudah diantisipasi melalui rekayasa lalin. Nanti saat kendaraan berdatangan, bisa lebih ditata lagi agar tak banyak menumpuk," paparnya.

Sementara untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi saat mudik Lebaran nanti, Dishub juga menyediakan bus mudik gratis ke beberapa tujuan. Bus mudik gratis ini menjadi salah satu bentuk antisipasi kemacetan akibat kendaraan pribadi yang selalu menumpuk dan mengular di jalanan saat masa mudik Lebaran.

Sehingga, Pemkot Malang juga menyarankan agar masyarakat yang hendak mudik lebih baik memanfaatkan fasilitas mudik gratis tersebut. Atau menggunakan transportasi umum. Sebab, saat Lebaran, jumlah kendaraan pribadi yang berseliweran di jalan akan lebih banyak dibandingkan hari biasa. 

End of content

No more pages to load