Ilustrasi THR PNS (CNBC Indonesia)

Ilustrasi THR PNS (CNBC Indonesia)



MALANGTIMES - Kabar gembira sebentar lagi menjelma untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya, dalam hitungan kurang 10 hari, para ASN akan menerima tunjangan hari raya (THR). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan pun telah menyiapkan anggaran tersebut sebesar Rp 20 triliun.

Tentunya kabar tersebut disambut riang para ASN, tak terkecuali di Kabupaten Malang. Sebab, THR tahun 2019 ini tidak hanya berupa gaji pokok, tapi juga ada tambahan tunjangan keluarga, tunjangan struktural, serta tunjangan kinerja (jika ada penerapannya). "Jadi, besaran THR yang akan dibayarkan pada tanggal 24 Mei 2019 sama dengan take home pay (THP) per bulan PNS," kata Biro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Mohammad Ridwan, seperti dilansir beberapa media.

Ridwan melanjutkan, peraturan pemerintah (PP) tentang THR tahun 2019 juga sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo dengan besaran yang diterima sama dengan THP setiap bulannya.

Hal inilah yang membuat ASN menyambut gembira. Sebut saja Iskandar, ASN Kabupaten Malang. Dia mengatakan, dirinya tentu sangat menanti datangnya tanggal tersebut. "Tentu saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas THR yang akan dikucurkan  24 Mei ini. Dulu saya dengar cairnya akhir Mei," ucapnya kepada MalangTIMES.

Tidak hanya ASN yang akan mendapatkan THR. Pensiunan ASN juga akan mendapatkannya. "THR ini berlaku untuk ASN, TNI, Polri, pejabat negara, dan pensiunan, sesuai mekanisme yang telah diatur sebelumnya oleh Kemenkeu," ujar Ridwan.

Bukan hanya itu yang membuat ASN gembira. Gaji ke-13 pun akan dikucurkan setelah THR. Rencananya, gaji ke-13 tersebut akan dikucurkan pada pertengahan tahun atau setelah Lebaran. Hal ini, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, agar gaji ke-13 dapat membantu para ASN untuk membayar biaya sekolah anak-anaknya. 

"Kami rencanakan gaji ke-13 cair pertengahan tahun. Ini agar gaji ke-13 diharapkan dapat membantu para ASN untuk membayar biaya sekolah," ucap Menkeu Sri Mulyani.

End of content

No more pages to load