Harga daging ayam di pasar-pasar tradisional di Kota Malang mulai mengalami penurunan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Harga daging ayam di pasar-pasar tradisional di Kota Malang mulai mengalami penurunan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Memasuki pekan kedua Ramadhan 1440 H, sejumlah harga kebutuhan rumah tangga di Malang mulai melandai. 

Beberapa komoditas seperti bawang putih dan daging ayam mengalami penurunan harga di pasar-pasar tradisional. 

Meski demikian, harga yang dibanderol masih di atas rata-rata harga normal. 

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Dinas Perdagangan, harga daging ayam ras mengalami penurunan tipis. 

Dari sebelumnya Rp 35.800 menjadi Rp 35.400 per kilogram. Harga tersebut merupakan rata-rata dari lima pasar tradisional, yakni Pasar Oro-Oro Dowo, Dinoyo, Tawangmangu, Klojen dan Blimbing. 

Sedangkan harga bawang putih juga turun sekitar 4 persen dari Rp 39.200 menjadi Rp 37.600 per kilogram. 

Dari total 28 jenis komoditas yang disurvei, terdapat 11 item barang yang mengalami penurunan harga. 

Yakni dari jenis komoditas cabai, baik cabai keriting, cabai merah dan cabai rawit mengalami penurunan sekitar Rp 1.500 per kilogram. 

Juga dari jenis komoditas ikan seperti ikan bandeng, kembung, tuna, tongkol dan cakalang yang turun sekitar Rp 1.000 per kilogram. 

Meski demikian, di Pasar Besar Malang harga daging ayam ras relatif lebih murah. Jika pada awal Ramadan lalu harga daging ayam potong mencapai Rp 38 ribu per kilogram, kini mulai turun menjadi Rp 33 ribu per kilogram. 

"Sudah turun dibanding kemarin-kemarin. Normalnya Rp 30 ribu per kilogram, tapi sekarang ini Rp 33 ribu," ujar Hamidah, salah satu pedagang. 

Menurut Hamidah, turunnya harga daging ayam disebabkan lantaran berkurangnya daya beli masyarakat. Di hari biasa, Hamidah dapat menjual 70-80 ekor ayam potong. 

"Jualan agak turun karena kebutuhan anak sekolah dan kebutuhan lain. Pembeli sekarang agak sepi beda saat awal puasa lalu," katanya.

Ia memprediksi, turunnya harga daging ayam akan terjadi hingga H+17 Ramadan mendatang. 

Namun harganya akan berangsur naik lagi ketika memasuki H-10 lebaran hingga pasca Hari Raya Idul Fitri. 

"Puasa dapat 20 hari biasanya harga mulai naik lagi, karena kebutuhan masyarakat bertambah," pungkas wanita berhijab ini.

End of content

No more pages to load