Penjelasan akun Facebook University of Canberra Library

Penjelasan akun Facebook University of Canberra Library



MALANGTIMES - Dikira gas bocor, membuat 550 orang di perpustakaan di University of Canberra Library, Australia harus dievakuasi. Ternyata bukan gas bocor, melainkan gara-gara menghirup aroma buah yang banyak digemari di Indonesia, yakni durian.

Beda dengan di Indonesia yang menjadi favorit, di Australia justru menerapkan aturan khusus bagi yang membawa durian. Ya buah durian memang dilarang dibawa ke sarana umum. 

Akan tetapi peraturan soal makan durian tersebut tidak diterapkan di perpustakaan itu. Bermula hal tersebut buah durian ini yang menjadi masalah. Petugas pemadam kebakaran juga sempat datang ke lokasi untuk melihat penyebab kebocoran gas seperti yang dilaporkan.

Bahkan, tim Hazmat (hazardous material) juga dikerahkan di lokasi untuk mengecek apakah udara mengandung racun atau tidak. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata penyebab bau tersebut bukan dari gas bocor melainkan dari sebuah durian. 

Rupanya, ada seseorang yaang membuang sampah durian ke area tong sampah sekitar perpustakaan. Peristiwa ini membuat banyak orang heboh.

Pihak universitas juga membagikan kejadian tersebut di akun Facebook resminya. “Kami buka kembali! Terima kasih pada semua orang yang sudah dengan cepat meninggalkan gedung. Sekitar 550 orang meninggalkan gedung dalam waktu kurang dari 6 menit,” tulis akun University of Canberra Library.

Pihak universitas tersebut juga menjelaskan kalau aroma tersebut ternyata berasal dari durian. “Untungnya bau gas bocor yang ada merupakan aroma buah durian. Buah itu kini sudah disingkirkan,” lanjut akun tersebut. 

Bahkan usai membagikan kejadian tersebut, akun tersebut menambahkan gambar stop durian. 

End of content

No more pages to load