Bulan Ramadan, Volume Sampah di Batu Bertambah 10 Ton

MALANGTIMES - Saat bulan Ramadan, volume sampah umumnya memang meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Hal ini juga terjadi di Kota Batu.

Volume sampah yang tinggi itu terlihat dari sisa makanan dan sampah barang. Karena itu, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu terpaksa tidak libur untuk mengatasi masalah sampah ini.

“Apalagi Jota Batu ini sudah dikenal sebagai kota wisata. Sehingga kita tidak mau ada penumpukan sampah di setiap sudut di Kota Batu,” kata Arief As Siddiq, kepala DLH Kota Batu.

Saat bulan suci Ramadan ini, peningkatan sampah itu mencapai lebih dari 10 ton per hari. Dan itu belum ditambah sampah rumah tangga dan lainnya. 

Sedangkan pada hari biasanya, sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPS) Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, mencapai 80 ton per hari.

Karena itu,  pekerja DLH Kota Batu terus bekerja untuk mengantisipasi jumlah sampah yang membludak. Sebab saat ngabuburit, Kota Batu menjadi jujukan masyarakat dari berbagai daerah. 

“Kami tetap siaga, tidak libur, dan bersama tim di lapangan melakukan mobilisasi. Terutama di tempat-tempat yang jadi titik keramaian,” imbuhnya.

Beberapa titik yang rawan banyak sampah yakni Alun-Alun Batu dan Balai Kota Among Tani. Untuk mempercepat proses penanganan kebersihan dan sampah, DLH juga mengerahkan mobil penyapu jalan.

Top