Area gerbang tol Malang-Pandaan di Singosari. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Area gerbang tol Malang-Pandaan di Singosari. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Meski sudah diresmikan, tol Malang-Pandaan (Mapan) masih belum rampung sepenuhnya. Ya, ruas jalan yang bisa dilewati usai diresmikan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (13/5), yakni seksi I-III dari Pandaan -Singosari sepanjang 31 km.

Adapun seksi IV-V dari Singosari-Malang sepanjang 7,8 km masih dalam tahap konstruksi. Karena itu, Jokowi  meminta pembangunan ruas tol Mapan sepanjang 38,5 km tersebut dituntaskan pada akhir tahun 2019.

"Memang masih kurang sedikit 7,8 km. Tapi tadi saya sudah kejar agar ini bisa di selesaikan maksimal akhir tahun. Pun bisa maju," ujar dia.

Adapun salah satu kendala molornya pembangunan seksi V sempat karena adanya temuan situs purbakala di kilometer 37 Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Selain itu, di area ini juga sempat muncul kendala pembebasan lahan, yaitu di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang.

Suami Iriana Joko Widodo ini menambahkan, dibukanya akses jalan tol Mapan tersebut akan mengurai kemacetan dan memperpendek jarak tempuh arah Surabaya-Malang.  Selain itu, mobilitas barang dan jasa dinilai akan semakin cepat dan dipermudah dengan hadirnya tol Mapan ini. Kondisi tersebut juga membantu Malang Raya sebagai center pariwisata dan pendidikan.

"Dengan dibukanya akses tol ini, kami juga harapkan Malang Raya sebagai center pariwisata dan pendidikan akan sangat membantu untuk pengembangan di bidang pariwisata dan pendidikannya," pungkas Jokowi.

End of content

No more pages to load