Kegiatan Klinik Usaha Mikro yang diselenggarakan gratis oleh Pemkot Malang untuk para pengusaha muda. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Kegiatan Klinik Usaha Mikro yang diselenggarakan gratis oleh Pemkot Malang untuk para pengusaha muda. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus memberikan dukungan bagi pengembangan usaha wirausahawan-wirausahawan baru. Salah satunya dengan rutin menggelar Klinik Usaha Mikro secara gratis. 

Setiap Selasa dan Kamis, pengusaha-pengusaha muda bisa langsung belajar pada ahli-ahli bidang usaha mikro dengan cuma-cuma.

Jadwal yang terdekat adalah besok, (Selasa, 14 Mei 2019) akan ada materi terkait Desain Packaging Produk Craft yang disampaikan oleh Senior Konsultan Rumah Usaha UKM (RKU) Kota Malang Eko Srilaksono. Lalu pada 16 Mei, materi Menjadikan Usaha Anda Nomor 1 di Google oleh Adi Saraceno. Dilanjutkan 21 Mei mendatang, mengenai Perhitungan Harga Pokok Produksi dan Harga Jual Produk oleh dosen Universitas Widyagama Malang Indah Dewi Nurhayati.

Sementara pada 23 Mei, para pengusaha muda akan diajari soal Foto Produk untuk Strategi Promosi oleh Eko Srilaksono. Terakhir, pada 28 Mei akan ada Konsultasi Manajerial Usaha dengan semua konsultan. Sebelumnya, pada 7 Mei lalu telah dibuka kelas Penataan Keuangan Usaha oleh dosen Universitas Widyagama Malang Irfan Fatoni, dan pada 9 Mei lalu ada materi Strategi Pemasaran Praktis Bagi Usaha Mikro oleh Pembina Asosiasi Preman Super Kota Malang Peni Budi Astuti. 

Kepala Dinkop dan Usaha Mikro Kota Malang Tri Widyani Pangestuti mengungkapkan bahwa saat ini sektor usaha mikro menjadi penggerak utama ekonomi dengan share PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) di Jawa Timur mencapai lebih dari 50 persen. "Di Kota Malang sendiri saat ini ada lebih dari 10 ribu usaha mikro yang sedang mencoba untuk berkembang," ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan Klinik Usaha Mikro itu, lanjutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam hal pembinaan kepada masyarakat. "Pengembangan usaha itu mencakup aspek finansial seperti pinjaman modal, juga non finansial. Ini lebih komplek, mulai dari menciptakan bussines development service (BDS) atau jasa pengembangan usaha yang efektif, penggunaan teknologi tepat guna, hingga fasilitasi," urai Yani, sapaan akrabnya.

"Klinik ini kami buat seperti halnya fitness centre (pusat kebugaran) jadi untuk melatih para pengusaha muda agar punya performa yang baik, juga yang masih sakit biar sehat, dan yang sudah sehat bisa naik kelas," sebutnya. 

Para perintis usaha yang ingin ikut, tinggal melakukan registrasi ke nomor 085-843-715-886 atau datang setiap Selasa dan Kamis pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB di kantor Dinas Koperasi (Dinkop) dan Usaha Mikro Kota Malang di Jalan Panji Suroso 18, Blimbing. 

End of content

No more pages to load