Pelaku yang diamankan petugas (reskoba)

Pelaku yang diamankan petugas (reskoba)



MALANGTIMES - Sekali saja berani coba-coba menggunakan narkoba, maka, konsekuensi hukuman kurungan penjara menanti di depan mata. Seperti yang dialami  Yusuf Efendi (39) sopir warga Jl S Supriadi Gang IV, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Pria separuh baya tersebut, tertangkap petugas karena menjadi pemakai sabu-sabu belum lama ini. Dan yang lebih membuat konyol, ia mengaku memakai barang haram tersebut hanya untuk iseng semata. Namun, apapun alasan yang diungkapkan pelaku, hal tersebut tak lantas menggugurkan hukuman yang bakal menjeratnya.

Sementara itu, penangkapan pelaku berdasar informasi yang diterima Malangtimes.com, bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan jika Yusuf baru saja bertransaksi sabu-sabu. Petugaspun kemudian langsung menindaklanjuti informasi laporan tersebut, dengan menerjunkan personel ke sekitar kediaman pelaku.

Petugas yang tiba di kawasan kediaman pelaku, mendapati jika pelaku tak berada di lokasi. Dari situ, kemudian petugas melakukan pengintaian hingga malam hari. Upaya petugas pun ternyata tak sia-sia. Sekitar pukul 22.00 wib, pelaku pulang ke rumahnya.  Tak mau buruannya lepas petugaspun langsung saja membekuk Yusuf.  Setelah itu, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap Yusuf. Dan dari saku Yusuf, akhirnya didapati barang bukti satu paket sabu-sabu seberat 0,93 gram.

"Dia ngakunya pulang jalan-jalan. Bilangnya memang hanya sebagai pemakai saja. Tapi masih kami dalami pengakuannya, apakah juga merupakan pengedar atau bukan," papar Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Samsul Hidayat kepada malangtimes.com.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 112 ayat 1, Undang-undang (UU) 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman yang akan menjerat Yusuf yakni penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

"Saat ini, pemeriksaan terus dilakukan, dari mana pelaku mendapatkan barangnya. Kami berkomitmen  dan tak main-main untuk memberantas narkoba, khususnya dari wilayah hukum Polres Malang Kota," pungkasnya.

End of content

No more pages to load