Wabup Malang Sanusi saat berdialog dengan masyarakat Donomulyo dalam safari ramadan putaran kedua (Humas)
Wabup Malang Sanusi saat berdialog dengan masyarakat Donomulyo dalam safari ramadan putaran kedua (Humas)

MALANGTIMES - Safari Ramadan di Kabupaten Malang telah menginjak putaran kedua. Berlokasi di Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, safari ramadan semakin mengukuhkan upaya meleburkan sekat antara pemerintah daerah Kabupaten Malang dengan masyarakatnya.
Selain tentunya dalam upaya terus menerus mewujudkan salah satu misi visi Kabupaten Malang yaitu menjadikan masyarakat yang agamis. Hal ini sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat Kabupaten Malang yang dikenal religius selama ini.

Wabup Malang Sanusi menegaskan safari ramadan sebagai ruang silaturahmi Pemkab Malang dengan masyarakat (Humas)

Terpenting, kata Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi, kegiatan safari ramadan sebagai ruang mempertemukan para pejabat pemerintahan dengan rakyatnya. "Safari ramadan kita kuatkan tali silaturahmi pemerintah Kabupaten Malang dengan masyarakat. Antara pejabat dengan masyarakatnya," kata Sanusi dalam rangkaian acara safari ramadan di Kabupaten Malang.

Ruang pertemuan para pejabat di lingkungan Kabupaten Malang dengan masyarakat di bulan ramadan, menjadi momentum penting. Bukan hanya berdialog dalam konteks pembangunan saja, tapi juga menjadi ruang beribadah bersama. Dimana sekat-sekat sosial ekonomi keduniawian lebur dalam kesederajatan di hadapan Allah. "Ini yang menjadi penting bagi kita sekalian di acara safari ramadan. Dua fungsi kita terjembatani," urai politisi PKB yang digadang-gadangkan menjadi calon bupati 2020 mendatang.

Sanusi melanjutkan, fungsi pertama, pemerintah hadir di tengah-tengah persoalan masyarakat. Sehingga pemerintah mampu menerjemahkan harapan-harapan masyarakatnya dalam program kerja tahunan. Kedua, safari ramadan juga membuat ruang-ruang formalistik lebur, sehingga dialog menjadi cair. "Hasilnya adalah pemerintah dan masyarakatnya menjadi satu. Bersinergi dalam berbagai pembangunan yang kita lakukan. Sehingga tujuan besar memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai harapannya bisa dijalankan secara maksimal," tukas mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Malang ini.

Safari ramadan juga menjadi berkah bagi pemerintah Kabupaten Malang yang menyantuni anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa secara bergiliran sesuai dengan jadwal safari ramadan. "Santunan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa menjadi bagian tak terpisahkan dalam safari ramadan. Sebagai bentuk kewajiban pemerintah sekaligus sebagai bagian dari hamba Allah," ujar Sanusi.

Di kesempatan berbeda, Camat Donomulyo, Marendra Hengky Irawan menyatakan apresiasinya atas kegiatan rutin setiap datangnya bulan ramadan. Dikarenakannya, safari ramadan menjadi momentum tepat dalam mengisi bulan suci di pihak pemerintahan.
"Tentunya kita mendukung acara ini. Kita bisa bersama-sama menyapa dan berdialog dengan masyarakat dalam nuansa penuh kekeluargaan. Tidak hanya agenda pemerintahan saja, tapi juga dalam menguatkan silaturahmi," ucap mantan Sekcam Sumberpucung.

Marendra juga menegaskan, lewat safari ramadan ini pula sekat-sekat pimpinan dan rakyatnya lebur. "Sehingga komunikasi menjadi cair dan menghasilkan hal yang baik dan benar. Kita pun bisa jadi jembatan harapan masyarakat dalam berbagai sektor pembangunan," pungkasnya.