Wakil Kepala Bulog Sub Divre Malang, Eko Yudi Miranto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Wakil Kepala Bulog Sub Divre Malang, Eko Yudi Miranto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Lonjakan permintaan pasar menurun, kebutuhan beras di Kota Malang selama bulan ramadan dipastikan aman. 

Dibandingkan awal tahun lalu, untuk awal bulan Mei Bulog baru mengeluarkan 1 ton beras medium untuk operasi pasar.

Jumlah ini cenderung menurun dari bulan April yang mencapai 18 ton. 

Padahal di bulan Januari permintaan beras mencapai 300 ton. 

Hal tersebut, karena pengaruh dari musim panen beras.

"Untuk kebutuhan operasi pasar kalau Malang cenderung berkurang, tapi harga stabil. Faktornya karena sudah masuk musim panen ya, kalau di bulan Januari kemarin itu karena belum panen per bulan bisa 300 ton beras," ujar Wakil Kepala Bulog Sub Divre Malang, Eko Yudi Miranto.

Bulog Sub Divre Kota Malang menjamin jumlah stok beras sebanyak 26 ribu ton untuk saat ini mampu menjangkau kebutuhan masyarakat hingga 12 bulan kedepan. 

Begitupun dengan komoditi lain seperti minyak gorang, gula dan tepung terigu yang saat ini masih lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 6 bulan ke depan. 

"Dari 26 ribu ton itu hampir 90% itu beras medium untuk operasi pasar. Itu dari CBP (cadangan beras pemerintah) yang disiapkan untuk operasi pasar. Jadi berapapun kebutuhan pasar kami telah siap," imbuhnya.

Eko menjelaskan, pihaknya sepanjang tahun selalu melakukan operasi pasar. Baik itu mobile atau kerjasama dengan kios - kios pasar.

"Sepanjang tahun terus kami lakukan operasi pasar, dan sejauh ini alhamdulillah harga beras masih terkendali," paparnya.

Di sisi lain, harga yang ditawarkan gudang Bulog juga lebih murah. 

Karena hal itu untuk menstabilkan harga beras yang ada di pasaran.

Rinciannya, harga beras di gudang Buloh dibanderol Rp 8100 per Kg, sementara di pasaran menjadi Rp 8250 per kg. 

Gula pasir seharga Rp 11 ribu di pasaran di angka Rp 12500. 

Kemudian minyak goreng kemasan seharga Rp 12 ribu menjadi Rp 13500.

"Harga di Bulog kan sudah sesuai dengan pemerintah. Kalau di pasaran karena ada biaya pengantaran, sehingga naik sedikit," pungkasnya.

End of content

No more pages to load