MALANGTIMES - Akhir pekan ini, harga bawang putih di pasar sudah berangsur normal. Bahkan rencananya, pekan depan Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih akan menggelontorkan bawang putih ke berbagai wilayah, termasuk Kota Malang. Sehingga Pemerintah Kota Malang optimis, harga bawang putih akan kembali mengalami penurunan. 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto menyampaikan, harga bawang putih di Kota Malang mulai stabil di kisaran angka Rp 32 ribu sampai Rp 35 ribu.  Itu karena pasokan bawang putih dengan jumlah yang besar sudah datang ke Kota Malang sejak pekan lalu.

"Harga sudah mulai stabil, karena banyak pasokan. Pekan lalu sekitar delapan ton bawang putih yang masuk ke Kota Malang," kata Wahyu.

Bahkan, pekan depan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana menggelontorkan bawang putih. Hal itu sesuai dengan program pemerintah yang melakukan impor bawang putih dan diprediksi sampai di Pelabuhan Tanjung Perak pada 15 Mei 2019 mendatang. "Ketika digelontor lagi, maka harga bawang putih bisa sampai Rp 32 ribu per kilogram," ucap Wahyu.

Sementara itu, pedagang Pasar Bunul, Seno, menyampaikan bahwa harga bawang putih memeng mengalami penurunan sejak beberapa hari terakhir. Harga bawang putih yang sebelumnya mencapai Rp 70 ribu per kilogram kini menjadi Rp 30 ribuan.

Hal sengada juga disampaikan pedagang lainnya, Yuli, yang menyebut jika bawang putih ia jual Rp 38 ribu per kilogram. Sementara  bawang merah Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram. Selanjutnya kebutuhan pokok lain juga normal. "Minyak kisaran Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu. Telur ayam boiler Rp 22 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 23 ribu," ungkapnya.

Selama Ramadan, dia menyebut daya beli masyarakat mengalami peningkatan 10 persen hingga 20 persen. Hal itu hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya karena kebutuhan memang meningkat tajam saat bulan Ramdan dan Lebaran.

"Yang beli sudah mulai banyak dan dengan jumlah banyak pula. Harapannya nggak naik-naik lagi harganya," tutup Yuli.